Persiba Pecat Striker Bulgaria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Balikpapan: Kesebelasan Persiba Balikpapan memecat striker asing asal Bulgaria Stevan P Zarev yang dianggap tidak mampu memberikan kontribusi maksimal kepada tim. Surat pemecatan sudah dikirimkan manajamen tim 'Beruang Madu' kepada pemain bersangkutan lewat jasa agen pemain."Kami pecat Stevan karena dianggap tidak produktif bagi tim," ujar Ketua Umum Persiba, Syahrir Taher.Syahrir mengatakan, selama bergulirnya musim pertandingan Djarum Super League Indonesia, Stevan tidak pernah diturunkan pelatih Peter Buetler. Sejak dikontrak senilai Rp 700 juta, Stevan langsung berkutat dengan cedera ligemen berkepanjangan.Permasalahan cedera, menurut Syahrir sebenarnya bukan menjadi alasan utama pemecatan Stevan yang diharapkan mampu menjadi penggedor utama lini depan mendampingi TA Musafri. Persiba sudah habis kesabaran setelah pemain asing ini tidak disiplin dengan pulang ke negaranya tanpa pemberitahuan."Dia cedera sehingga tim medis kami rekomendasi untuk berobat di Balikpapan atau Jakarta saja. Namun dia pulang ke Bulgaria tanpa izin dari manajamen," sesalnya.Pengurus pun sedang mempersiapkan gugatan kepada Stevan sesuai kesepakatan kontrak kerja. "Kami berhak meminta pengembalian 100 persen dari kontrak kerjasama senilai Rp 700 juta. Kuasa hukum kami sedang membahasnya," ungkap Syahrir.Menghadapi lanjutan Indonesia Super League yang masih menyisakan 27 pertandingan partai kandang dan tandang, Syahrir mengaku telah mengantongi nama pemain pengganti Zarev yang berasal dari Kroasia. Nama striker asing rekomendasi pelatih Peter Butler ini masih dirahasiakan. "Secepatnya diumumkan untuk pertandingan Persiba selanjutnya," ungkapnya.Persiba sudah mengontrak 21 pemain dimana empat diantaranya pemain asing yaitu Bruno Zandonadi, Robi Gaspar, Eli Sangelo De Jesus dan Julius Caesar Corse. SG WIBISONO

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.