Atas Izin Ayah, Rezi Edarkan Heroin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Akibat menyimpan heroin, polisi menggiring Mohammad Rezi, 20 tahun, dari tempat tinggalnya di Jalan Tambak RT 15/RW 06, Pegangsaan, Jakarta Pusat. Ayah, ibu, serta adik Rezi juga digelandang ke Markas Polda Metro Jaya. Namun, dalam pemeriksaan polisi hanya Rezi yang ditetapkan sebagai tersangka. Polisi mendapati Rezi, lulusan SLTP, menyimpan lima paket heroin dan 15 paket insulin. "Dia pengedar kecil-kecilan," kata Kepala Satuan Psikotropika Direktorat Narkoba, Ajun Komisaris Besar Hendra Joni kepada Tempo, Selasa (19/8).Ibu Rezi, Rita Riyanawati, 46 tahun, tak bekerja. Semantara ayahnya, Kafi, 50 tahun, petugas satuan pengamanan di sebuah perusahaan swasta. Adik Rezi bernama Dina, 13 tahun. "Dia pernah sekolah dasar, tapi berhenti karena bapaknya tak punya uang," kata Joni.Polisi menggelandang sekeluarga itu ke markas untuk dites urinnya. Tadinya polisi sempat curiga kalau anggota keluarga lainnya juga pemakai narkoba. "Namun hasilnya negatif," kata Joni.Rezi yang tak lagi bersekolah, berkenalan dengan sejumlah pengedar lain yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Dia pun memutuskan terjun langsung sebagai pengedar. "Dia membuat jaringan dengan pengedar lain untuk mendapat pasokan heroin dan insulin," kata Joni,Selain mengedarkan, Rezi juga rupanya mulai mencandui barang ilegal itu. "Tes urinenya positif," ucap Joni.Ironisnya, sang ayah bukannya tak tahu kegiatan Rezi. "Tapi dia tak melarang, karena Rezi juga menghasilkan uang untuk menyokong ekonomi keluarga," kata Joni.Kepala Bagian Represi Badan Narkotika Provinsi DKI Jakarta, Ajun Komisaris Besar Sigit Gumantio mengatakan, motif ekonomi masih menjadi alasan utama peredaran narkoba di wilayah permukiman. Indikasinya, wilayah permukiman yang menjadi langganan narkoba dihuni oleh penduduk dengan kemampuan ekonomi yang cenderung lemah.IBNU RUSYDI

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.