Jadi Venue Piala Dunia U-20, Stadion Pakansari Kurang Jacuzi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 1 Desember 2016. TEMPO/Nurdiansah

    Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 1 Desember 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melakukan kunjungan untuk memantau kesiapan arena untuk Piala Dunia U-20 2021. Ia, didampingi oleh Seketaris Jenderal PSSI Ratu Tisha, mengunjungi Stadion Pakansari Bogor, Selasa, 3 Marte 2020.

    Mantan Kapolda Metro Jaya ini memberi catatan bahwa Markas klub Persikabo ini masih harus menambahkan fasilitas pendukung, antara lain kamar ganti dan kamar mandi. "Perlu ada jacuzi yang jadi keharusan dari FIFA, memang ada penambahan yg belum tersedia," ungkap dia.

    Sekretaris Utama Lemhanas ini menyebutkan salah satu pertimbangan FIFA yakni jarak tempuh dari hotel ke stadion. Jarak tempuh itu maksimal 30 menit. "Tadi bupati laporan kepada kami 10 menit sudah bisa sampai dan mudah-mudahan demikian karena cukup dekat antara hotel dengan lapangan latihan dan lapangan utama," ungkap dia.

    Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk mendukung perhelatan Piala Dunia U-20 pada 2021.

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan mengatakan bahwa Stadion Pakansari bakal dipugar besar-besaran karena akan menjadi salah satu tempat pertandingan ajang sepak bola tersebut. "Bupati (Ade Yasin) gelar karpet merah untuk World Cup U-20 di Bogor," kata Bambang kepada Tempo, Jumat, 24 Januari 2020.

    Alokasi dana itu, kata Bambang, bakal dianggarkan pada APBD 2020 dan 2021. "Bupati sudah mengalokasikan dengan persetujuan dari dewan," katanya.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.