Lomba Lari MaHe Digelar Saat Ada Virus Corona, Peserta Bermasker

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perserta MaHe Run 2020 di Seniayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020) tetap menjalani lomba meski sebagian bermasker. ANTARA/HO/Tim media MaHe Run

    Perserta MaHe Run 2020 di Seniayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020) tetap menjalani lomba meski sebagian bermasker. ANTARA/HO/Tim media MaHe Run

    TEMPO.CO, Jakarta - Lomba lari MaHe Run 2020 tetap berjalan di Pintu 6 Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 15 Maret 2020, di tengah merebaknya wabah virus corona. Sejumlah peserta terlihat menggunakan masker.

    Sedikitnya seribu peserta terlibat dan tidak ketinggalan beberapa publik figur seperti Ibnu Jamil dan runner up Putri Indonesia Wilda Situngkir ikut lomba lari 7 km itu.

    Berdasarkan data resmi dari penyelenggara kegiatan, pelari Mursalim Salim merebut posisi pertama di kelas laki-laki dengan catatan waktu 23:36 menit, diikuti oleh Asmin Pramudya dengan catatan waktu yang sama serta di posisi ketiga oleh Febtri Zega dengan catatan waktu23:55.

    Pada kelas perempuan, Juni Ramayni memimpin dengan catatan waktu tercepat yaitu 30:15, diikuti oleh Cyntia Nariska di posisi kedua dengan perolehan waktu 32:33 dan posisi ketiga Kasmiati dengan waktu tempuh 33:35.

    Pada kelas Family, posisi pertama direbut oleh Freyr Aksara dan Ardiyan Ardi dengan waktu tempuh 1:11:14. Seluruh pelari di atas berhak atas hadiah masing-masing medali emas MaHe Run seberat 10 gram.

    CEO Makaroni Ngehe dan penggagas MaHe Run, Ali Muharam mengatakan apa yang dilakukan adalah wujud komitmen kuat Makaroni Ngehe untuk turut aktif menyerukan gaya hidup sehat yang fun, juga ingin memanfaatkan momen istimewa ini untuk menjalin silaturahmi dengan konsumen, komunitas olahraga lari dan masyarakat umum.

    "7 tahun yang lalu saya berada di sini memulai kiprah awal Makaroni Ngehe dari titik nol. Saya gagas MaHe Run sebagai simbol semangat pantang menyerah, apapun rintangan berat nan menghadang justru harus menguatkan keyakinan bahwa hal itu yang membuat diri kita mampu meraih keberhasilan," katanya dalam keterangan resminya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.