Olimpiade 2020 Ditunda, Jam Hitung Mundur pun Berubah

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang mengenakan masker wajah mengambil gambar jam Omega yang tadinya dipakai untuk hitung mundur Olimpiade 2020 yang kemudian ditunda paling lambat musim panas 2021, di Tokyo, Jepang, pada 25 Maret 2020. (REUTERS/ISSEI KATO)

    Orang-orang mengenakan masker wajah mengambil gambar jam Omega yang tadinya dipakai untuk hitung mundur Olimpiade 2020 yang kemudian ditunda paling lambat musim panas 2021, di Tokyo, Jepang, pada 25 Maret 2020. (REUTERS/ISSEI KATO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penundaan Olimpiade 2020 membuat Pemerintah Kota Tokyo merevisi jam hitung mundur menjelang Olimpiade, yang dipasang do di depan Stasiun Tokyo.

    Jika sebelumnya jam berukuran besar itu menunjukkan berapa detik, jam, hari menuju Olimpiade, mulai Rabu, 25 Maret 2020, tampil beda. Tidak ada lagi angka 122, yang menunjukkan berapa hari lagi Olimpiade dibuka.

    Sebagai gantinya, jam hitung mundur itu menampilkan tanggal hari ini - "25-3" untuk 25 Maret, dengan jam, menit dan detik saat ini. Pemerintah Jeopang dan  Komite Olimpiade Internasional memutuskan menunda Olimpiade itu selama satu tahun, Selasa kemarin. Namun sejauh ini belum diputuskan kapan pastinya akan digelar selain sebelum musim panas tahun depan.

    Perubahan jam hitung mundur itu menarik perhatian para pejalan kaki yang lewat depan Stasiun Tokyo. Mereka mengitari jam hitung mundur Olimpiade yang memang populer di kota itu untuk memotret.

    Jam Olimpiade 2020 dari sponsor Omega itu sudah menarik penduduk setempat dan juga turis yang sering selfi di depan gedung stasiun berbatu bata merah yang ikonik itu, demikian Reuters.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.