MotoGP Gelar Balap Virtual untuk Penggemar Minggu Ini, Siap Ikut?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  MotoGP membuat ajang balapan virtual untuk mengobati kerinduan para penggemar sekaligus mengisi kekosongan jadwal musim 2020 yang terdampak wabah corona, Minggu, 29 Maret 2020. (motogp.com)

    MotoGP membuat ajang balapan virtual untuk mengobati kerinduan para penggemar sekaligus mengisi kekosongan jadwal musim 2020 yang terdampak wabah corona, Minggu, 29 Maret 2020. (motogp.com)

    TEMPO.CO, Jakarta MotoGP mempersiapkan ajang balapan virtual untuk mengobati kerinduan para penggemar sekaligus mengisi kekosongan jadwal musim 2020 yang terdampak wabah corona.

    Sejumlah nama-nama besar seperti Marc Marquez, Maverick Vinales, Alex Rins hingga Fabio Quartararo akan kembali ke trek namun kali ini lewat video game MotoGP yang dimainkan secara online, demikian laman resmi MotoGP mengabarkan, Rabu, 25 Maret 2020.

    Sirkuit Mugello, Italia akan menjadi seri pertama di mana para pembalap akan menjalani sesi kualifikasi selama lima menit untuk menentukan posisi start.

    Balapan virtual itu akan digelar pada Minggu, 29 Maret 2020 mulai pukul 22.00 WIB dan disiarkan melalui sejumlah kanal resmi MotoGP di media sosial seperti YouTube, Twitter, Instagram dan Facebook.

    Selain menggelar balapan virtual, MotoGP akan menayangkan juga sesi wawancara dan video dokumenter para juara dunia seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo hingga Casey Stoner lewat kanal VideoPass di laman resmi motogp.com secara gratis.

    Wabah virus corona telah memaksa MotoGP untuk menunda musim 2020 mulai dari seri Qatar, hingga tiga seri selanjutnya yaitu di Thailand, Texas dan Argentina.

    Tiga balapan MotoGP yang digelar pada Mei yaitu Grand Prix Spanyol, Prancis dan Italia masih dalam tanda tanya apakah bisa dilaksanakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.