Dihantam Corona, Nasib Wimbledon 2020 Belum Jelas

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Pihak All England Club pekan depan akan memutuskan apakah menunda atau membatalkan Kejuaraan Tenis Wimbledon tahun ini setelah menggelar pertemuan darurat.

    Klub yang menyelenggarakan turnamen tenis tertua di dunia itu merilis pernyataan pada Rabu, 25 Maret 2020 untuk mengonfirmasi bahwa "mereka sedang melanjutkan evaluasi terperinci dari semua skenario untuk Wimbledon 2020, termasuk penundaan dan pembatalan, sebagai dampak dari merebaknya COVID-19."

    Pertemuan darurat dijadwalkan pada pekan depan. "Sebagai persiapan kami berkomunikasi erat dengan LTA, dan dengan ATP, WTA, ITF, serta penyelenggara Grand Slam lainnya. Persiapan untuk Wimbledon akan dimulai pada akhir April."

    Klub tersebut mengakui mereka hanya memiliki ketersediaan waktu yang sangat pendek untuk menggelar Wimbledon. "Karena sifat permukaan lapangan kami, penundaan akan memiliki risiko dan kesulitan yang signifikan." Selain itu, opsi pertandingan tanpa penonton telah secara resmi ditolak.

    Kompetisi Wimbledon tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai 29 Juni hingga 12 Juli 2020. Ketika Grand Slam lainnya yakni French Open telah memutuskan menunda kompetisi tahun ini dari Mei menjadi September 2020, Wimbledon sempat yakin bisa digelar tepat waktu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.