Wacana Penundaan PON 2020, Papua Tunggu Instruksi Presiden

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembangunan pagar lapangan hoki di Kampung Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis 9 Januari 2020. Kementerian PUPR menargetkan pembangunan keempat arena olahraga atau venue yaitu lapangan hoki, lapangan kriket, arena aquati, dan istora Papua Bangkit akan selesai pada Juni 2020 guna mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua. ANTARA FOTO/Gusti Tanati

    Pekerja menyelesaikan pembangunan pagar lapangan hoki di Kampung Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis 9 Januari 2020. Kementerian PUPR menargetkan pembangunan keempat arena olahraga atau venue yaitu lapangan hoki, lapangan kriket, arena aquati, dan istora Papua Bangkit akan selesai pada Juni 2020 guna mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua. ANTARA FOTO/Gusti Tanati

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Papua masih menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo perihal rencana penundaan pelaksanaan PON 2020 saat wabah corona atau COVID-19 makin meluas. PON Papua dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober-2 November 2020.

    "Kalau kami prinsipnya menunggu kebijakan dari pemerintah pusat dalam hal ini presiden," kata Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua,Alexander Kapisa, kepada Tempo, Kamis, 26 Maret 2020.

    Menurut dia, Pemda Papua, Menpora Zainudin Amali  akan membahas masalah ini dan keputusan pemerintah pusat rencananya dikelurkan pada Mei 2020. "Tentu kami pemerintah daerah bakal diajak untuk berdiskusi, kami menunggu perintah dari pemerintah pusat melalui Pak Presiden," kata  dia.

    Selai ini, kata Alexander proses pembangunan venue tetap berjalan meski ada pembatasan akses transportasi di Papua untuk mencegah penyebaran virus corona. "Pembangunan akan tetap jalan sampai material habis baru bakal terhenti dengan sendirinya karena pembatasan transportasi," katanya..

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin sempat menyinggung potensi penundaan PON 2020 karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

    "Kemungkinannya sangat besar ditunda bila situasi corona masih mengancam Papua dan Indonesia," kata Ma'ruf dalam video conference di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Maret 2020.

    Saat ini, virus corona telah masuk ke Papua. Tercatat sudah ada tiga orang pasien positif terkena virus corona di daerah tersebut.

    Para pasien itu muncul dalam kurun waktu beberapa hari terakir. Menghadapi hal itu, Pemerintah Provinsi Papua bertindak cepat untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Salah satunya dengan menetapkan batasan waktu berkegiatan bagi warganya. Selain itu, mereka juga membatasi akses masuk dan keluar dari Papua di pintu jalur udara dan laut.

    Ma'ruf menambahkan, ia belum bisa memastikan kapan PON 2020 bakal digelar jika nanti akhirnya ditunda. Ia menegaskan saat ini pemerintah masih terus memantau situasi sebelum membuat keputusan akhir.

    IRSYAN HASYIM I EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.