Mike Tyson Sebut Mayweather adalah Lawan Impian, Siap Main Curang

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Mike Tyson saat rapat bisnis bersama koleganya. Ia mengklaim dapat menjual beragam produk ganja senilai 500.000 dolar AS (sekitar 8 miliar rupiah) setiap bulannya. nstagram/Tysonranchofficial

    Gaya Mike Tyson saat rapat bisnis bersama koleganya. Ia mengklaim dapat menjual beragam produk ganja senilai 500.000 dolar AS (sekitar 8 miliar rupiah) setiap bulannya. nstagram/Tysonranchofficial

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu ikon tinju kelas berat, Mike Tyson, mempunyai lawan impian untuk dihadapi. Dia bukan legenda Muhamad Ali atau Joe Frazier, atau nama besar saat ini seperti Tyson Fury atau Anthony Joshua.

    "Mayweather," kata Tyson dalam wawancara Steve Farhood dalam acara ShoBox, seperti dikutip laman Extra.ie, 26 Maret 2020.

    Tentu yang dia maksud adalah Floyd Mayweather Jr, petinju yang mengumpulkan 15 gelar dari beberapa kelas. 

    ‘Yah, aku ingin sekali bertarung dengannya. Saya berharap dia ada di kelas berat badan saya," kata Tyson, yang telah menghadapi sejumlah nama besar di kelas berat seperti Frank Bruno, Tyrell Biggs dan Lennox Lewis atau Evander Holyfield sebelum menggantung sarung tinjunya pada tahun 2005.

    Pukulan Floyd Mayweather Jr. menghantam rahang lawannya Conor McGregor saat pertandingan di T-Mobile Arena, Las Vegas, 26 Agustus 2017. USA TODAY Sports/Mark J. Rebilas/File Photo

    Pria Terjahat di Planet ini pensiun dengan rekor 50-6 termasuk 44 kemenangan KO. Tyson memuji Floyd Mayweather yang tak terkalahkan dan ia siap "main curang" untuk bisa mengalahkannya.

    Mayweather terakhir kali bertarung melawan Conor McGregor dan telah memenangkan semua 50 pertarungannya. "Hampir mustahil untuk melawannya dengan bersih," kata Tyson.

    "Kami tidak pernah bisa bertarung, tentu saja, karena perbedaan berat badan, tetapi saya tidak akan melawannya seperti cara mereka melawannya," kata Tyson yang kini pemain berusia 53 tahun itu.

    "Aku akan curang, aku akan bermain kotor. Karena kamu harus melakukan segalanya untuk melawannya karena dia sangat baik," kata Tyson. "Kamu tidak bisa ... tidak mungkin melawannya dengan cara bersih."

    Tyson tidak menjelaskan, apakah tindakannya menggigit telinga Holyfield dalam tarung ulang 1997 karena ia kesulitan mengalahkan lawannya itu.

    Dalam wawancara dengan The Ring pada 2014, Tyson mengatakan, Evander Holyfield sebagai lawan terbaik yang pernah ia hadapi. "Dia melancarkan pukulan luar biasa dengan kedua tangannya," katanya.

    EXTRA | THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.