Atlet Pelatnas Bulu Tangkis Bagikan Hand Sanitizer untuk Ojol

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, menyiapkan hand sanitizer untuk dibagikan pada pengemudi ojek, tukang parkir dan pedagang asongan, Rabu, 1 April 2020. (badmintonindonesia.org)

    Atlet Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, menyiapkan hand sanitizer untuk dibagikan pada pengemudi ojek, tukang parkir dan pedagang asongan, Rabu, 1 April 2020. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet Pelatnas Bulu Tangkis menyumbang lebih dari 500 paket berisi hand sanitizer, disinfektan serta masker untuk pengemudi ojek online, pedagang asongan, dan tukang parkir di sekitar Pelatnas di Cipayung, Jakarta Timur. Bantuan ini agar mereka yang masih harus bekerja di luar rumah bisa terhindar dari virus corona.

    "Awalnya tim dokter di PBSI waktu kontrol kami selama di isolasi, cerita kalau mereka prihatin, masih banyak yang tetap harus bekerja di luar rumah seperti ojol dan tukang parkir. Ibaratnya, lebih takut keluarganya nggak makan daripada kena corona, jadi serba salah," kata Greysia Polii, atlet ganda putri, seperti dikutip laman resmi PBSI, Rabu, 1 April 2020.

    "Kami kan kemarin-kemarin diisolasi, jadi kami nggak tahu keadaan di luar bagaimana. Memang sih baca berita, tapi kan nggak ngeliat sendiri, jadi nggak ada gambaran," ujar Greysia.

    Awalnya Greysia hanya menginformasikan kegiatan sosial ini kepada teman-teman di sektornya saja, namun ternyata semua saling berbagi hingga ide kegiatan sosial meluas ke seluruh pelatnas. Di luar dugaan, seluruh penghuni pelatnas ingin ikut menyumbang, termasuk jajaran pengurus PP PBSI yang juga memberikan bantuan.

    "Tadi saya kebagian bikin disinfektan, bikinnya nggak susah karena sudah ada instruksinya dan tinggal diikuti saja. Ini pertama kalinya saya bikin disinfektan, mudah-mudahan ini bisa membantu mereka yang membutuhkan untuk melindungi diri saat wabah Corona seperti ini," kata Fajar Alfian, pemain ganda putra.

    Dana sumbangan yang terkumpul ternyata tiga kali lipat lebih besar dari perkiraan awal. Sisa dana ini rencananya akan dibelikan sembako serta APD (Alat Pelindung Diri) untuk disumbangkan kepada tenaga kesehatan yang membutuhkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.