Perangi Corona, Pembalap MotoGP Maverick Vinales Donasikan APD

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Maverick Vinales merayakan kemenangan seusai balapan MotoGP Malaysia, Sirkuit Sepang, Ahad, 3 November 2019. Den gan kemenangan ini, Vinales naik ke posisi ketiga klasemen pembalap dengan nilai 201. REUTERS/Lai Seng Sin

    Pembalap Maverick Vinales merayakan kemenangan seusai balapan MotoGP Malaysia, Sirkuit Sepang, Ahad, 3 November 2019. Den gan kemenangan ini, Vinales naik ke posisi ketiga klasemen pembalap dengan nilai 201. REUTERS/Lai Seng Sin

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap MotoGP Maverick Vinales mengikuti langkah atlet dunia lainnya dalam memerangi wabah virus corona dengan memberi donasi untuk dua rumah sakit di kampung halamannya di utara Barcelona, Spanyol.

    Pembalap tim Yamaha itu menyumbangkan masker dan alat-alat pelindung diri atau APD ke University Hospital de Girona Doctor Josep Trueta dan Hospital de Santa Caterina, keduanya terletak di Girona, seperti dilaporkan laman berita asal Catalan Diari de Girona.

    "Kesehatan adalah yang paling penting... kami mencoba untuk membantu wilayah kami sendiri dengan semua sumber daya yang bisa kami berikan, sekarang kami mencoba membuka kemungkinan baru untuk membantu rumah sakit lainnya di sekitar," kata Vinales dilansir laman resmi MotoGP, Jumat, 3 April 2020.

    Vinales tinggal di Andorra, kerajaan kecil di antara Spanyol dan Prancis, yang juga memberlakukan lockdown karena pandemi COVID-19.

    "Saya sebisa mungkin tidak keluar, hanya untuk belanja, karena saya menjalani lockdown hingga pemberitahuan selanjutnya. Jika kalian keluar tanpa alasan, kalian akan didenda. Kalian tak diizinkan melakukan apa pun kecuali itu sangat vital," katanya.

    Musim baru MotoGP 2020 mundur lagi ke akhir Mei setelah panitia penyelenggara Grand Prix Prancis memutuskan penundaan balapan di Le Mans karena kekhawatiran pandemi virus corona yang masih berlangsung.

    GP Prancis, yang sedianya dilangsungkan pada 17 Mei, menjadi seri balapan kelima yang ditunda sejak balapan pembuka musim di Qatar yang harusnya berlangsung 8 Maret berakhir batal.

    Kendati demikian, Vinales tetap berlatih di rumah untuk menjaga kondisinya tetap fit karena jika musim balapan jadi digelar akan menjadi kalender yang sangat padat.

    "Akan menjadi berbulan-bulan tanpa balapan, jadi jika langsung menuju balapan kita akan melihat siapa yang telah siap."

    "Hal terpenting adalah jaga kesehatan dan keselamatan kalian. Sekitar 80 persen dari paddock adalah dari Spanyol dan Italia, jadi hingga mereka menyelesaikan masalahnya kami baru bisa balapan," kata Vinales.
    MOTOGP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.