Peraih Medali Olimpiade Asal Iran Positif Corona, 11 Atlet Tewas

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet lempar cakram Iran, Ehsan Hadadi. Reuters

    Atlet lempar cakram Iran, Ehsan Hadadi. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Peraih medali perak Olimpiade asal Iran, Ehsan Hadadi, positif corona, demikian dilaporkan Reuters, Sabtu, 29 Maret 2020.

    Sebelumnya dilaporkan, ada 11 atlet Iran yang menjadi korban tewas virus corona.

    Hadadi, yang meraih perak lempar cakram Olimpiade 2012 London, biasa berlatih di Amerika Serikat. Tetapi ia terkena virus corona ketika di Teheran.

    “Kami telah menerima kabar bahwa pelempar cakram Iran @EhsanHadadi telah dites positif untuk Coronavirus. Kami berharap dia pulih sepenuhnya dan cepat," demikian badan atletik dunia World Athletics dalam akun Twitter.

    Kantor berita Tasnim melaporkan dokter Federasi Atletik Iran Ashkan Ordibehesht mengatakan bahwa Ehsan yang berusia 35 tahun telah dikarantina sendiri setelah didiagnosis dengan virus tersebut.  "Pemulihannya berjalan dengan baik," kata dokter.

    Radio Farda sebelumnya melaporkan 11 atlet Iran menjadi korban virus corona. Akun federasi olahraga lokal di Telegram, aplikasi perpesanan paling populer di Iran, telah dijejali dalam beberapa hari terakhir dengan unggahan mengenang atlet-atlet aktif dan veteran terkemuka yang menjadi korban.

    Penyebab kematian mereka tidak disebutkan dalam pemberitahuan resmi. Namun, banyak yang diyakini telah meninggal karena COVID-19.

    Radio Farda telah mengumpulkan daftar yang menyebutkan sebelas atlet Iran yang kematiannya akibat virus telah dikonfirmasi secara resmi.

    Banyak keluarga atlet yang berduka enggan untuk secara terbuka mengakui bahwa orang yang mereka cintai telah meninggal karena virus.

    Terlebih lagi, tampaknya media yang dikelola pemerintah dilarang mempublikasikan berita tentang atlet Iran yang menjadi korban Covid-19.

    Anggota tim nasional futsal wanita Iran berusia 22 tahun, Elham Sheikhi, adalah atlet pertama yang secara publik disebut sebagai korban Covid-19.  Sheikhi berasal dari provinsi Qom yang merupakan pusat penyebaran wabah mematikan.

    Kesebelas atlet yang meninggal karena wabah corona  berasal dari cabang bola basket, tinju, catur, futsal, judo, sepak bola, taekwondo, dan gulat.

    MIDDLE EAST MONITOR | RADIO FARDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.