Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 Dijadwal Ulang

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berswafoto dengan menunjukan medali emas saat prosesi penyerahan medali pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu, 25 Agustus 2019. Ahsan/Hendra menjadi juara dunia ganda putra usai menang atas ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi dengan skor 25-23, 9-21, 21-15. ANTARA

    Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berswafoto dengan menunjukan medali emas saat prosesi penyerahan medali pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Minggu, 25 Agustus 2019. Ahsan/Hendra menjadi juara dunia ganda putra usai menang atas ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi dengan skor 25-23, 9-21, 21-15. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 akan dijadwal ulang karena bertabrakan dengan jadwal baru Olimpiade 2020.

    Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengatakan mereka bekerja sama dengan penyelenggara di Huelva, Spanyol, untuk menemukan slot waktu baru, setelah Olimpiade 2020 ditunda hingga 2021 akibat pandemi coronavirus.

    Belum jelas apakah Kejuaraan Dunia ini akan diselenggarakan pada 2021 atau ditunda hingga 2022.

    "BWF menyadari perlunya melakukan penjadwalan ulang Kejuaraan Dunia 2021 yang biasanya diadakan pada bulan Agustus, dengan alternatif yang sesuai sedang dibahas bersama tuan rumah Spanyol," kata BWF dalam sebuah pernyataan, Senin, 6 April 2020.

    Penundaan Olimpiade 2020 menimbulkan gangguan besar terhadap kalender olahraga pada 2021. World Athletics mengonfirmasi akan mengundur jadwal Kejuaraan Dunia Atletik ke tahun 2022, sementara Kejuaraan Dunia Akuatik juga kemungkinan ditunda selama setahun.

    ANTARA | XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.