BWF Umumkan Penundaan Indonesia Open dan Turnamen Lainnya

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulu tangkis ganda putri Jepang Sayaka Hirota (kanan) dan Yuki Fukushima menunjukkan medali seusai menang dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 21 Juli 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Pebulu tangkis ganda putri Jepang Sayaka Hirota (kanan) dan Yuki Fukushima menunjukkan medali seusai menang dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad, 21 Juli 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta- Federasi Bulu Tangkis Dunia  (BWF) kembali mengumumkan penundaan turnamen-turnamen di bulan Mei hingga Juli 2020, termasuk Indonesia Open. Sebelumnya, 12 turnamen juga telah ditunda akibat wabah Covid-19 yang masih menjadi ancaman di seluruh dunia.
     
    Sebanyak empat turnamen grade 2 dan sembilan turnamen grade 3 akan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. 
     
    Indonesia Open 2020 adalah salah satu turnamen grade 2 yang akan ditunda. Sebelumnya PBSI telah mengajukan penundaan Indonesia Open kepada BWF menjadi bulan September 2020. 
     
    "Kami memahami kondisi ini dan mendukung langkah yang diambil BWF, karena masa darurat Covid-19 sampai akhir Mei, jadi BIO memang tidak mungkin diselenggarakan di jadwal awal," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI ini, Achmad Budiharto melalui keterangan tertulis, Senin, 6 April 2020.
     
    Menurut dia, PBSI masih menunggu pengaturan jadwal lebih lanjut. "Kami terus berkoordinasi dengan BWF dan sudah membicarakan beberapa alternatif waktu yang paling tepat untuk penyelenggaraan BIO," ujar dia. 
     
    Budiharto mengatakan bahwa PBSI dan BWF telah memutuskan bahwa penyelenggaraan Blibli Indonesia Open (BIO) 2020 yang merupakan turnamen level Super 1000 ini akan tetap dilangsungkan di tahun ini. 
     
    Selagi menunggu kepastian tanggal penyelenggaraan BIO, panitia pelaksana juga telah melakukan berbagai persiapan di antaranya membuat konsep event, memastikan reservasi lokasi penyelenggaraan turnamen, serta rapat koordinasi bagian-bagian terkait. 
     
    Sementara itu, pada pekan lalu BWF juga telah mengumumkan adanya pembekuan rangking, termasuk rangking di kelas junior (U-19). Rangking dibekukan hingga waktu yang belum ditentukan. Rangking dunia yang berlaku adalah rangking hingga tanggal 17 Maret 2020, rangking ini akan menjadi acuan untuk pendaftaran dan penentuan daftar unggulan di turnamen berikutnya, yang juga masih belum ditentukan kapan. 
     
    "Saya rasa freeze rangking ini adalah keputusan yang bijak dari BWF. Kami bisa memahami ini menjadi concern bagi para pemain, terkait kesepakatan dengan sponsor. PBSI juga akan membantu para atlet untuk mencari win-win solution ke pihak sponsor," kata Budiharto. 
     
    IRSYAN HASYIM
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.