Pandemi Corona, Para Petenis Dunia Bersaing di Turnamen Virtual

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novak Djokovic beraksi saat pertandingan melawan Dominic Thiem dalam Final Tunggal Putra Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Ahad, 2 Februari 2020. Novak sudah mengoleksi 16 gelar juara Grand Slam sebelum bertanding pada final Australia Terbuka 2020. REUTERS/Issei Kato

    Novak Djokovic beraksi saat pertandingan melawan Dominic Thiem dalam Final Tunggal Putra Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Ahad, 2 Februari 2020. Novak sudah mengoleksi 16 gelar juara Grand Slam sebelum bertanding pada final Australia Terbuka 2020. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Jakarta - Para petenis dunia akan ambil bagian dalam kompetesi virtual yang akan digelar menyusul pembatalan Madrid Open, demikian diumumkan penyelenggara pada Senin.

    Bintang dunia seperti Novak Djokovic dan Rafael Nadal bisa kembali saling berhadapan di turnamen yang menggunakan video game Tennis World Tour. Turnamen virtual ini juga bertujuan untuk menggalang dana bagi tokoh olah raga serta masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.

    Sebelumnya, La Liga juga telah menggelar turnamen sepak bola FIFA online bulan lalu yang mampu mengumpulkan lebih dari satu juta euro. Pemain Real Madrid Marco Asensio keluar sebagai juara turnamen virtual tersebut.

    Madrid Open pada Senin menyatakan jika mereka akan membuat kompetisi tenis online selama empat hari dari 27-30 April.

    Penyelenggara segera akan mengumumkan daftar nama peserta kompetisi tersebut, demikian AFP.

    Setiap pemenang putra dan putri akan memutuskan berapa banyak dari dompet berisi 150.000 euro itu untuk didonasikan kepada para pemain tenis yang mengalami masalah ekonomi di tengah krisis kesehatan global.

    Sedangkan tambahan 50.000 euro akan dialokasikan untuk upaya-upaya pengurangan dampak sosial dari pandemi COVID-19.

    "Tujuannya bukan hanya untuk menghibur, tapi kami ingin sedikit melakukan sumbangsih di waktu sekarang ini, yang sangat sulit bagi semua orang," kata direktur turnamen tenis Madrid Open Feliciano Lopez.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.