Petinju Anthony Yarde Kehilangan Ayah dan Neneknya karena Corona

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anthony Yarde melepaskan pukulan ke arah Sergey Kovalev dalam laga tinju dunia perebutan gelar kelas berat ringan WBO di Chelyabinsk, Rusia pada Sabtu 24 Agustus 2019. (foto: mirror.co.uk)

    Anthony Yarde melepaskan pukulan ke arah Sergey Kovalev dalam laga tinju dunia perebutan gelar kelas berat ringan WBO di Chelyabinsk, Rusia pada Sabtu 24 Agustus 2019. (foto: mirror.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju kelas berat ringan Inggris Anthony Yarde kehilangan dua keluarga dekatnya akibat terinfeksi virus corona. Ia mengumumkan bahwa neneknya meninggal akibat corona hanya seminggu setelah kematian ayahnya karena pandemi ini.

    Yarde, 28 tahun, lalu memperingatkan masyarakat untuk "tinggal di rumah" agar virus corona tidak makin menyebar.

    "Ini serius!" kata Yarde di akun media sosialnya. "Orang-orang masih pacaran padahal mereka tidak perlu melakukannya."

    "Saya tahu ada banyak pendapat tentang Covid-19 dan saya juga punya pendapat, tetapi saya hanya tahu pandangan tidak layak untuk mempertaruhkan hidup Anda dan orang lain. Tetap di rumah saja.”

    Ayah Yarde, yang menurut petinju itu 'fit tanpa masalah kesehatan', meninggal Jumat, 27 Maret 2020.

    Promotor Frank Warren menulis di Twitter: “Kami sangat sedih mengetahui bahwa Anthony Yarde sekarang kehilangan orang-orang yang disayangi karena virus Corona."

    BOXINGNEWS24


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.