Gaji Pemain NBA Dibayar Penuh pada 15 April, Lalu Dipotong

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Detroit Pistons Christian Wood, melakukan dunks saat melawan Utah Jazz di Little Caesars Arena, 7 Maret 2020. Wood menjadi pemain NBA ketiga yang diketahui positif dalam tes terhadap virus  corona atau Covid-19. Mandatory Credit: Rick Osentoski-USA TODAY Sports

    Pemain Detroit Pistons Christian Wood, melakukan dunks saat melawan Utah Jazz di Little Caesars Arena, 7 Maret 2020. Wood menjadi pemain NBA ketiga yang diketahui positif dalam tes terhadap virus corona atau Covid-19. Mandatory Credit: Rick Osentoski-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemain NBA akan menerima pembayaran gaji penuh pada 15 April, tetapi gaji per tahun setelah itu akan dikurangi mengingat kompetisi masih terhenti gara-gara pandemi virus corona. Demikian dilaporkan media massa Amerika Serikat seperti dikutip AFP yang dipantau di Jakarta, Jumat.

    ESPN dan Philadelphia Inquirer di antara media yang mengutip sejumlah sumber liga bahwa pemain-pemain NBA akan menerima gaji sebagaimana biasa pada 15 April.

    NBA dan Asosiasi Pemain Bola Basket Nasional (NBPA) sudah merundingkan pengurangan persentase gaji per tahun untuk bulan-bulan berikutnya.

    Selasa lalu asosiasi pemain ini menegaskan kepada para agen bahwa pemilik boleh memangkas 25 persen gaji tahun tersisa para pemain seandainya musim ini dibatalkan.

    Komisioner NBA Adam Silver awal pekan ini sudah mengatakan bahwa dia NBA tidak akan mengambil posisi yang memutuskan kapan dan bagaimana kompetisi dimulai lagi, sampai Mei nanti.

    Musim reguler NBA semestinya berakhir 15 April nanti, sedangkan babak playoff sedianya mulai pada 18 April.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.