Lewis Hamilton Kenang Kebersamaannya dengan Legenda Stirling Moss

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Leiws Hamilton dan legenda balap Stirling Moss di Sirkuit Monza 2015. Moss meninggal karena sakit, 12 April 2020. (Twitter/Lewis Hamilton)

    Pembalap Leiws Hamilton dan legenda balap Stirling Moss di Sirkuit Monza 2015. Moss meninggal karena sakit, 12 April 2020. (Twitter/Lewis Hamilton)

    TEMPO.CO, JakartaLewis Hamilton mengenang legenda balap Stirling Moss dengan mengunggah kebersamaan mereka saat bersama-sama tampil dalam sebuah acara di Sirkuit Monza tahun 2015.

    "Saya sungguh bersyukur memiliki momen spesial ini bersama dia. Terkirim doa dan simpati saya pada keluarganya. Semoga ia beristirahat dalam damai," tulis Hamilton dalam akun Twitter-nya.

    Moss meninggal dalam usia 90 tahun karena sakit berkepanjangan, Minggu, 12 April 2020.

    Acara di Monza itu sangat membekas pada Hamilton. Saat itu, kedua pembalap Inggris beda generasi ini tampil beriringan menggunakan mobil berwarna perak.

    Stirling Moss mengendarai Mercedes keluaran 1955, Streamliner. Moss yang berusia 85 tahun kembali ke tahun-tahun keemasannya, lengkap dengan pakaian biru muda. Hamilton duduk di kokpit Monoposto.

    Pada 1955, Stirling Moss bersaing di Mille Miglia, balapan dengan menempuh jarak 1.000 mil di jalan-jalan terbuka di Italia dalam kendaraan permainan tercepat saat itu.

    Mengemudikan Mercedes-Benz 300SLR, ia menang dengan catatan waktu baru, mengalahkan rekannya Fangio sekitar tiga puluh menit.

    Selama akhir pekan Paskah tahun 1962, dia membalap di Goodwood dan mengalami kecelakaan. Setelah tidak sadarkan diri selama sebulan, dia mencoba bangkit setahun kemudian. Namun akhirnya mengundurkan diri karena saat latihan tiba-tiba kehilangan fokus.

    Lewis Hamilton mengaku tak bisa melupakan pertemuan lima tahun lalu itu. "Hari ini kita mengucapkan selamat jalan kepada Sir Stirling Moss, sang legenda balap. Saya pasti akan merindukan percakapan kami," kata Hamilton.

    Mantan pembalap AS pada era 70-80an Mario Andretti juga menyampaikan belasungkawa. "Baru saja mendengar berita yang sangat menyedihkan, sahabatku Stirling Moss telah meninggal. Dia adalah pahlawan saya dan pria yang baik hati yang dicintai semua orang," kata Andretti.

    "Dia adalah raksasa sejati dalam olahraga kami dan akan dirindukan selamanya. Simpati terdalam saya pada istrinya yang seti mendampingi, Suzie. Beristirahatlah dengan tenang pembalap," tulisnya pada Twitter.

    Duka cita tidak hanya disampaikan kalangan olahraga balap, tetapi juga datang dari olahragawan dari cabang lain.

    Mantan pesepak bola Inggris, Gary Lineker, mengatakan, "Sir Stirling Moss telah mencapai bendera finis kehidupan. Pembalap yang hebat dan pria yang baik. RIP."

    Hal senada disampaikan mantan petinju Frank Bruno yang mengaku banyak mendapat dukungan dari sang pembalap.

    "Saya sangat sedih mendengar meninggalnya Sir Stirling Moss. Dia secara pribadi mendukung saya selama bertahun-tahun dan merupakan pembalap yang luar biasa pada masanya, dia akan sangat dirindukan. Simpati saya bersama keluarganya dan semua yang merasa senang mengenalnya #RIP," tulis Frank Bruno di akun Twitter-nya.

    ANTARA | ESSENTIALLYSPORTS 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.