Nike Menang Sengketa Desain Klaw Melawan Kawhi Leonard

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sketsa buatan Kawhi Leonard (kiri) dan logo

    Sketsa buatan Kawhi Leonard (kiri) dan logo "Klaw" milik Nike (kanan) yang digugat oleh pebasket Los Angeles Clippers itu. (Dokumen Persidangan)

    TEMPO.CO, JakartaNike memenangi kasus sengketa  hak cipta logo "Klaw" yang mereka pakai untuk sepatu dengan submerek Jordan untuk pebasket bintang Kawhi Leonard.

    Hakim Federal Michael W. Mosman menolak gugatan yang diajukan pihak Leonard terhadap Nike atas hak cipta logo "Klaw" dalam persidangan di negara bagian Oregon, Rabu, 22 April 2020, demikian dilaporkan Oregon Live.

    Mosman menyatakan tim desainer Nike memiliki hak atas kekayaan intelektual terhadap desain yang diyakini berbeda dibandingkan sketsa awal guratan Leonard dan sempat dibagikan ke Nike tersebut.

    "Logo tersebut bukan sekadar karya turunan dari sketsa sebelumnya," kata Mosman. "Saya melihatnya karya baru yang sama sekali berbeda dari segi desainnya."

    Pemain klub NBA Toronto Raptors Kawhi Leonard. Reuters

    Sengketa logo itu berawal dari gugatan yang dilayangkan Leonard terhadap Nike pada Juni 2019 dengan tuntutan pendaftaran hak cipta secara tidak sah atas logo "Klaw" yang disebutnya dibuat sketsanya semasa masih kuliah dengan arsiran tangan disertai dua huruf awal namanya "KL" dan nomor 2.

    Nike lantas melayangkan gugatan balik, menyebut logo "Klaw" sebagai karya dari tim desain mereka, meski tak memungkiri pernah menerima gambar sketsa awal milik Leonard.

    Nike bersepakat dengan sang atlet untuk memakai logo buatan mereka sebagai logo si atlet mulai Juni 2014.

    Leonard dan Nike memiliki jalinan kerja sama sponsor mulai 2011 sampai dengan 2018, sebelum pemain yang kini berseragam LA Clippers itu hijrah ke merek New Balance.

    Gugatan Leonard terhadap Nike awalnya didaftarkan di  pengadilan South California, negara bagian California, tetapi kemudian dipindahkan ke Oregon atas permintaan Nike.

    Ini bukan kali pertama Mosman memenangkan Nike dalam gugatan hak cipta.

    Pada 2015, Mosman menolak gugatan fotografer Jacobus Rentmesteer yang menuduh Nike menggunakan foto ikonik jepretannya terhadap legenda basket Michael Jordan di masa masih belum tampil di NBA yang kemudian siluetnya dibuat menjadi logo "Jumpman" yang dipakai sebagai logo submerek Jordan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.