Kemenpora Gelar Lomba Senam di Rumah Saja, Hadiah Rp 100 Juta

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga dan polisi berolahraga bersama di tengah pemberlakuan lockdown akibat virus Corona di Prestatyn, Wales, 21 April 2020. Xinhua/Jon Super

    Warga dan polisi berolahraga bersama di tengah pemberlakuan lockdown akibat virus Corona di Prestatyn, Wales, 21 April 2020. Xinhua/Jon Super

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kementerian Pemuda dan Olahraga mengadakan lomba senam untuk menambah semangat masyarakat agar tetap aktif berolahraga, meski menjalani praktik isolasi diri selama pandemi COVID-19.

    Lomba yang bertajuk Lomba Senam Stay at Home (SAH) itu dibuka selama periode 1 Mei hingga 2 Agustus.Terdapat dua kategori lomba, yakni individu dan keluarga maksimal tiga orang memperebutkan total hadiah Rp100 juta.

    "Semua melalui online, jadi tidak langsung. Siapa yang paling kreatif. Dua minggu bisa ada pemenangnya 10 orang. Intinya kreativitas senam dari rumah, paling durasi dua menit itu bisa diulang-ulang dengan lagu yang cocok juga,” kata Menpora Zainudin Amali kepada pewarta beberapa waktu lalu.

    Untuk mengikuti lomba tersebut, masyarakat hanya perlu menirukan dan mendokumentasikan gerakan senam yang sudah dipublikasikan di sosial media Kemenpora, baik itu Instagram, Facebook, maupun Youtube. Kemudian, video tersebut diunggah lewat salah satu akun sosial medianya masing-masing.

    Untuk menarik minat olahraga di rumah, lomba senam ini menyediakan hadiah yang akan diumumkan setiap dua pekan. Kemenpora akan memilih 10 video terbaik pada setiap periode lomba. Para pemenang nantinya berhak mendapatkan uang tunai Rp750 ribu per individu atau keluarga.

    Pengumuman juara di babak grand final baru akan diumumkan tepat pada perayaan HUT RI ke-75 pada 17 Agustus 2020. Para pemenang berhak mendapatkan uang tunai Rp1.375.000.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.