Petenis Aldila Sutjiadi Tetap Giat Berlatih Saat Pandemi Covid-19

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi. (Foto: kemenpora.go.id )

    Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi. (Foto: kemenpora.go.id )

    INFO SPORT  Pandemi virus corona (Covid-19) telah berimbas pada sejumlah ajang olahraga. Terhambatnya berbagai turnamen membuat para atlet terpaksa untuk istirahat sejenak.

    Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi adalah salah satu yang gagal tanding akibat menyebarnya Covid-19. Hingga saat ini, ia telah melewatkan tiga turnamen internasional yang ditetapkan oleh Federasi Tenis Internasional (ITF).

    Pada awal Maret, Aldila bersama Priska Madelyn Nugroho dan Janice Tjen sukses bertahan di Grup I Zona Asia Oceania di Piala Fed. Setelah turnamen itu, Aldila seharusnya mengikuti turnamen W60 di Canberra, Australia, namun turnamen tersebut dibatalkan karena pandemi Covid-19.

    Sebelumnya, ITF mengumumkan akan menunda turnamen-turnamen hingga 13 Juli mendatang. Tapi agar turnamen berlangsung seperti normal, tentu akan tergantung pada situasi pandemi ke depannya.

    Walaupun turnamen sedang ditunda, Aldila tetap giat berlatih dan menjaga kondisi fisik agar siap jika sewaktu-waktu turnamen diizinkan berlangsung kembali.

    "Sekarang kegiatannya hanya latihan di rumah saja dan tidak intens seperti ketika ada turnamen. Latihan tenis hanya pagi hari dan tetap menjaga jarak di lapangan tenis. Lalu, saya melakukan latihan fisik di rumah," ujar Aldila, beberapa waktu lalu.

    Sesuai dengan arahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, latihan dilakukan secara mandiri dan menerapkan supervisi jarak jauh.

    "Kadang juga ada Zoom meeting bersama pelatih fisik untuk supervisi jarak jauh. Selain itu, pasti selalu di rumah dan tidak pergi-pergi lagi. Kalau di rumah, saya lagi senang masak, belajar main gitar, dan nonton Netflix," ujarnya.

    Aldila dikenal lantaran berhasil mempersembahkan medali emas di SEA Games 2019, Filipina setelah berhasil menundukkan petenis asal, Vietnam Savanna Ly Nguyen dengan skor 6-0, 7-5.

    Di level senior, ia pertama kali mewakili Indonesia setelah mendapatkan Wild Card untuk berlaga di babak utama Kejuaraan Profesional, Pro Circuit yang berlangsung di Sri Lanka.

    Atlet muda ini memiliki target untuk dapat bertanding di sejumlah kompetisi mayor tenis dunia, yakni Australian Open, French Open (Roland Garros), Wimbledon serta US Open.

    Untuk dapat bertanding di ajang grand slam, Aldila fokus menaikkan ranking dengan berpartisipasi di turnamen sebanyak mungkin.

    "Untuk ke depannya, saya masih mau menjadi atlet profesional. Jadi, saya masih ingin berjuang terus dan mencapai target di tenis ini. Saya akan terus berlatih dan mengikuti kejuaraan internasional agar bisa menaikkan ranking aku dan bisa masuk ke grand slam yang empat itu," kata Aldila. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.