ASEAN Para Games 2020 Akhirnya Resmi Dibatalkan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet angkat berat National Paralympic Committee (NPC) menjalani pemusatan latihan Pelatnas di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 6 Desember 2019. Latihan tersebut untuk persiapan Asean Para Games 2020 di Filipina 18-25 Januari 2020 mendatang. ANTARA

    Atlet angkat berat National Paralympic Committee (NPC) menjalani pemusatan latihan Pelatnas di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 6 Desember 2019. Latihan tersebut untuk persiapan Asean Para Games 2020 di Filipina 18-25 Januari 2020 mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Tuan rumah Filipina secara resmi mengumumkan bahwa ASEAN Para Games 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada 3-9 Oktober tahun ini dibatalkan. Pembatalan ini diambil menyusul fokus pemerintah setempat saat ini tertuju pada penanganan Covid-19.

    Keputusan tersebut disampaikan oleh Presiden ASEAN Para Sports Federation (APSF) Osoth Bavilai kepada Komite Paralimpiade Nasional (NOC) negara-negara Asia Tenggara melalui surat edaran resmi bernomor APSF 2020/070 tertanggal 8 Mei 2020.

    Dalam surat edaran tersebut, ada empat hal yang melandasi pembatalan tersebut. Salah satunya adalah keputusan Komisi Olahraga Filipina (PSC) yang telah menyetop pendanaan penyelenggaraan pesta olahraga se-Asia Tenggara itu.

    "Dengan keputusan Komisi Olahraga Filipina (PSC), maka dengan menyesal saya nyatakan bahwa ASEAN Para Games ke-10 secara resmi dibatalkan," demikian bunyi surat tersebut.

    "Meskipun begitu, kami APSF ingin mengucapkan terima kasih kepada Filipina atas semua upaya yang telah dilakukan dalam mempersiapkan pertandingan. Kami menghargai keputusan tersebut."

    Selanjutnya, APSF akan mengadakan rapat virtual bersama Dewan APSF untuk mendiskusikan terkait pembatalan dan langkah-langkah yang perlu dilakukan ke depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.