Praveen Jordan Ungkap Hal yang Dirindukan dari Tontowi Ahmad

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Praveen Jordan mengembalikan kok ke arah Marcus Ellis / Lauren Smith dalam semifinal All England 2020 di Birmingham Arena, Inggris, Sabtu, 14 Maret 2020. Di final Praveen / Melati akan berhadapan dengan pasangan unggulan ketiga asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. REUTERS/Andrew Boyers

    Praveen Jordan mengembalikan kok ke arah Marcus Ellis / Lauren Smith dalam semifinal All England 2020 di Birmingham Arena, Inggris, Sabtu, 14 Maret 2020. Di final Praveen / Melati akan berhadapan dengan pasangan unggulan ketiga asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. REUTERS/Andrew Boyers

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain bulu tangkis ganda campuran Praveen Jordan mengungkap sejumlah kenangan dan hal yang dirindukannya dari Tontowi Ahmad yang secara resmi menyatakan pensiun dari bulu tangkis pada Senin.

    Mundurnya Owi, sapaan akrab Tontowi Ahmad, dari Pelatnas PBSI membuat teman sesama atlet merasa kehilangan termasuk Praveen yang berada di satu tim ganda campuran.

    "Bang Owi itu senior yang membimbing junior-juniornya, dia juga rendah hati dan selalu haus gelar," kata Praveen dalam keterangan resmi PP PBSI, Jumat.

    Dengan mundurnya Owi, maka tongkat estafet telah diserahkan ke tangan Praveen yang kini menjadi pemain paling senior di ganda campuran.

    Praveen yang sekarang berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti merupakan pasangan andalan di sektor ganda campuran. Bersama Melati, ia baru saja meraih gelar di All England 2020.

    Meskipun terus bersaing di lapangan termasuk di arena Olimpiade Rio 2016, Praveen mengaku banyak mencontoh hal positif dari seniornya tersebut. Banyak pelajaran yang ia ambil dari Tontowi yang disebutnya menjadi pembimbing bagi para juniornya.

    Kenangan yang tak akan pernah dilupakan Praveen saat bersama Tontowi adalah momen saat pertandingan di mana biasanya mereka berbagi kamar hotel. Tak jarang kebersamaan dan keseruan mereka dibagikan di sosial media.

    Praveen menceritakan satu kejadian yang sampai saat ini masih melekat di ingatannya. Saat itu mereka tengah mengikuti turnamen Denmark Open 2019 di Odense. Mereka baru saja tiba dan masuk ke kamar hotel. Saat mandi, Tontowi berteriak-teriak di kamar mandi karena kedinginan.

    "Bang Owi teriak-teriaknya kencang banget, selama dia mandi itu dia teriak-teriak. Dia teriak katanya kedinginan, padahal tadi sebelumnya saya mandi nggak dingin, masih ada air panasnya, ha ha ha," kata Praveen menceritakan.

    "Memang bang Owi orangnya lucu, dia selalu bikin saya ketawa, ini yang bikin kangen," ujarnya melanjutkan.

    Selain Praveen, Tontowi Ahmad juga cukup dekat dengan Mohammad Ahsan, pemain spesialis ganda putra. Tontowi bercerita hingga saat ini ia masih sering bertemu Ahsan untuk sekadar berbincang bersama.

    "Saya dan Babah (Ahsan) memang sering banget ngobrol, sharing mengenai banyak hal. Mungkin karena kami satu angkatan. Dia kangen nih sama saya, nyamperin terus ke rumah, kan kita tetanggaan. Kadang saya yang main ke rumah Babah," kata Owi.

    "Kangen sama teman-teman di pelatnas itu pasti, apalagi sama Coki (Praveen) yang brutal dan ambyar itu," tutur atlet asal Banyumas, Jawa Tengah, itu.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.