Pacquiao Menyerang Balik Setelah Disebut Pria Tua Oleh Mayweather

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Manny Pacquiao, merayakan keberhasilannya mengalahkan lawannya Adrien Broner dalam pertandingan perebutan gelar dunia kelas Welter WBA di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, 20 Januari 2019. Joe Camporeale-USA TODAY Sports

    Petinju Manny Pacquiao, merayakan keberhasilannya mengalahkan lawannya Adrien Broner dalam pertandingan perebutan gelar dunia kelas Welter WBA di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, 20 Januari 2019. Joe Camporeale-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, JakartaManny Pacquiao, juara tinju dunia kelas welter World Boxing Association (WBA), menyerang balik di Floyd Mayweather yang menyebutnya petinju tua. Ia menuding Mayweather iri dengannya.

    Mayweather mampu menang angka mutlak atas Pacquiao pada pertarungan Mei 2015, dalam duel yang menjadi rekor pemasukan finansial dalam sejarah tinju. Petinju Amerika itu, yang kini berusia 43 tahun, pensiun pada Agustus 2017, setelah menghentikan superstar UFC Conor McGregor dalam pertandingan tinju lintas olahraga.

    Pacquiao, 41 tahun, masih terus aktif bertinju hingga kini. Ia masih jadi sosok disegani di kelas welter. Pertarungan terakhirnya terjadi pada Juli 2019, ketika ia mengalahkan Keith Thurman dan merebut gelar WBA.

    Sebagian besar petinju utama di kelas Welter, seperti Errol Spence, Terence Crawford, Thurman, Danny Garcia, bersaing untuk bisa bertarung dengan Pacquiao.

    Hal itu sempat mengundang komentar miring dari  Floyd Mayweather Jr. Ia meminta para petinju itu harus fokus pada pertarungan satu sama lain daripada mengejar "orang tua."

    "Sungguh menyedihkan mendengar kalian berkata 'Aku ingin bertarung dengan Manny Pacquiao'.' Tapi Manny Pacquiao sekarang berusia 41 tahun. Jangan mengejarnya. Kalian anak muda saling mengejar," kata kepada Fighthype.com.

    "Berhenti mengejar pria tua ini. Jika ada kesempatan, pergilah dan lakukan apa yang harus kalian lakukan. Biarkan Manny Pacquiao memilih dan memilih siapa yang ingin ia lawan."

    Petinju asal Amerika Serikat Floyd Mayweather Jr. berhadapan dengan Manny Pacquiao saat menimbang berat badan sebelum pertandingan di Las Vegas, 1 Mei 2015. AP/John Locher

    Komentar Mayweather itu langsung menyulut reaksi Pacquiao. Petinju asal Filipina itu menilai, rivalnya itu menunjukkan sifat iri.

    "Mayweather Jr, dia hanya iri karena dia sudah pensiun. Saya masih aktif dan memiliki mahkota," kata Pacquiao kepada The Manila Times.

    Juara dunia delapan divisi itu berencana untuk bertarung lagi setelah pandemi Covid-19 berlalu. Ia memilih untuk tampil hingga penonton dibolehkan datang ke arena.

    "Ya saya baik-baik saja. Belum ada rencana; tidak masalah. Sebenarnya, saya baru saja selesai memukul kantung tinju. Belum pensiun. Ya, saya masih berlatih. Tuhan itu baik sepanjang waktu,” kata Pacquiao.

    Sepanjang kariernya Manny Pacquiao memiliki rekor bertinju 62 kali menang (39 KO), 7 kali kalah, dan 2 kali seri.

    BOXING SCENE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.