Indonesia Buka Peluang di Taiwan Terbuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Taiwan: Harapan Indonesia untuk memboyong gelar pasca Olimpiade Beijing masih terpelihara setelah meloloskan para pemainnya ke perempatfinal dalam turnamen bulutangkis Taiwan Grand Prix Gold 2008, Kamis (11/9).

    Pasangan putra Muhammad Ahsan/Bona Septano membuka peluang ke semifinal setelah pada babak kedua berhasil menundukkan pasangan Malaysia Gan Teik Chai/Lin Woon Fui 24-22, 21-10. Sementara itu, unggulan kedua Hendra Aprida Gunawan/Riyadi Riyadi juga melangkah ke perempatfinal setelah menghentikan perlawanan Hiroyuki Saeki/Yuta Yamasaki dari Jepang, 21-9, 21-16.

    Seperti yang dipetik dari situs turnamen, pada perempatfinal yang akan dimainkan Jumat, Ahsan/Bona akan menguji ketangguhan unggulan utama, Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark. Adapun Joko/Hendra akan melayani tantangan Thien How Hoon/Soon Hock Ong dari Malaysia.

    Sedangkan pasangan gado-gado Tony Gunawan (AS)/Candra Wijaya (Indonesia) juga lolos ke babak berikutnya setelah menumbangkan ganda semenjana asal Malaysia Mak Hee Chun/ Teo Kok Siang 21-16, 21-18. Di babak berikutnya, Tony/Candra akan melawan ganda Taiwan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu.

    Di tunggal putri, Maria Kristin masih melaju ke perempatfinal pada turnamen berhadian total US$ 170 ribu (sekitar Rp 1,58 miliar) setelah menumpas perlawanan pebulutangkis Jepang Reika Kakiiwa 21-10, 21-10. Rekannya Pia Zebadiah Bernadeth juga melangkah ke babak yang sama setelah mengalahkan unggulan ketujuh dari Malaysia, Wong Julia Pei Xian, 21-18, 22-20.

    Sayangnya, Maria -- pemegang perunggu Olimpiade Beijing -- harus bertemu dengan Pia di perempatfinal Jumat untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

    Bobby Chandra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?