Kaltara Manfaatkan Penundaan PON 2020 untuk Matangkan Persiapan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie. Dokumen Pemprov Kaltara

    Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie. Dokumen Pemprov Kaltara

    TEMPO.CO, Jakarta - Kalimantan Utara memanfaatkan penundaan PON 2020 di Papua untuk memperbaiki persiapan tim. 

    "Justru hikmahnya dari penundaan ini membuat waktu kita untuk mempersiapkan lebih panjang. Saya minta, dengan dimotori oleh KONI selaku induk olahraga, lebih dimatangkan persiapannya," kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie dalam siaran pers yang diterima di Tarakan, Selasa, 9 Juni 2020.

    Sesuai Keputusan Presiden, pelaksanaan PON ke-20 di Papua yang tadinya digelar pada Oktober tahun ini, digeser menjadi Oktober 2021.

    Gubernur berharap, daerahnya mampu bersaing dengan provinsi lain, termasuk di bidang olahraga. "Sebagai daerah baru kita tidak memasang target muluk-mulul," katanya.

    Meski demikian, Irianto mengingatkan bahwa yang perlu menjadi perhatian, pada saat kondisi pandemi COVID-19 belum berakhir, seluruh sektor harus dapat beradaptasi. Tidak terkecuali para atlet.

    Ia mengatakan, meski tak bisa bersiap seperti biasanya, namun tetap harus melatih kemampuan dengan berbagai cara dan semangat untuk berprestasi harus terus dijaga.

    "Tetap semangat! Semangat berlatih dan meningkatkan daya juang, jaga kesehatan, jaga kebugaran, serta siapkan mental bagi para atlet kita. Tetap optimis, meski di masa pandemi seperti ini," kata Gubernur Kaltara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.