Restart IBL 2020 Antara September dan Oktober, Tanpa Pemain Asing

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket Indonesia Patriots Lester Prosper (kedua kanan) mencoba melewati pertahanan tim basket Satya Wacana Salatiga (SWS) saat pertandingan seri keempat IBL Pertamax 2020 di GOR Amongrogo, DI Yogyakarta, Sabtu (8/2/2020). Indonesia Patriots menang atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 105-67. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/ama.

    Pebasket Indonesia Patriots Lester Prosper (kedua kanan) mencoba melewati pertahanan tim basket Satya Wacana Salatiga (SWS) saat pertandingan seri keempat IBL Pertamax 2020 di GOR Amongrogo, DI Yogyakarta, Sabtu (8/2/2020). Indonesia Patriots menang atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 105-67. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/ama.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi Liga Basket Indonesia atau IBL musim 2020 akan dilanjutkan pada 4 September hingga maksimal 5 Oktober mendatang. Keputusan ini disampaikan saat IBL melakukan pertemuan virtual dengan seluruh manajer klub peserta IBL, Rabu 10 Juni 2-2-.

    "Setelah melakukan pembicaraan intens, semangatnya adalah bagaimana kita mempersiapkan melanjutkan musim 2020 dengan format yang telah disiapkan dimulai dengan babak play off hingga final," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

    Dalam rapat juga disepakati penyelenggaraan akan dilakukan di satu kota dengan mempertimbangkan berbagai kondisi yang berkembang saat ini.

    Kota calon penyelenggara di antaranya adalah Jakarta dan Yogyakarta, namun keputusan akhir pilihan akan terus melihat situasi yang ada di masing-masing kota. Keputusan di satu kota ini diambil karena faktor keamanan dan juga efisiensi pembiayaan.

    Hal lain yang juga menjadi pertimbangan adalah penggunaan pemain asing. Melihat perkembangan yang terjadi di dalam negeri dan di luar negeri, terutama di Amerika Serikat asal mayoritas pemain asing IBL, disepakati untuk opsi kelanjutan dengan pemain lokal.

    IBL mempersiapkan hal-hal yang diharuskan, termasuk dokumen panduan pelaksanaan dan latihan. Namun untuk dapat berjalan harus setelah adanya restu dan pemenuhan persyaratan dari federasi dan pemerintah. Kami terus monitor perkembangan hingga akhir Juni ini," kata Junas.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.