PRSI Terbitkan Protokol Kesehatan Covid-19 Akuatik Menuju New Normal

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kebersihan membersihkan area kolam di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, 11 Juli 2018. Empat cabang olahraga yang dipertandingkan di stadion ini adalah renang, polo air, loncat indah, dan renang indah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas kebersihan membersihkan area kolam di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, 11 Juli 2018. Empat cabang olahraga yang dipertandingkan di stadion ini adalah renang, polo air, loncat indah, dan renang indah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) menerbitkan protokol kesehatan Covid-19 bagi atlet dan pelatih menuju era new normal.

    Selama melakukan latihan atlet dan pelatih diwajibkan menggunakan peralatan renang pribadi. Mereka dilarang saling meminjam. "Jaga jarak selama di area kolam minimal 1,5 meter," tulis PRSI dalam protokol kesehatan yang dikutip Tempo, Jumat, 19 Juni 2020.

    PRSI juga meminta atlet dan pelatih membilas dengan sabun sebelum berenang serta mengenakan pakaian renang dari rumah. Setelah berenang jangan mandi di kamar bilas, kecuali tersedia kamar mandi dilengkapi bilik. Atlet dan pelatih pun harus menghindari penggunaan fasilitas pengering rambut untuk umum.

    PRSI pun mewajibkan atlet dan pelatih menggunakan masker atau face shield selama berada di area kolam, kecuali ketika berada di kolam atau kegiatan fisik latihan.

    Aturan lain yakni pengantar dilarang berada di sekitar area kolam dan wajib menggunakan masker atau face shield. Atlet dan pelatih dilarang menggunakan alas kaki di area kolam, kecuali membawa alas kaki ekstra yang khusus digunakan di area kolam.

    "Semoga protokol tambahan ini bermanfaat untuk atlet dan pelatih, insan akuatik yang akan berolahraga renang, loncat Indah , renang artistik dan polo air," tulis PRSI.

    Sebelumnya, PB PRSI mendatangi Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno pada Senin, 15 Juni 2020. Dalam kunjungan itu Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI, Wisnu Wardhana, melakukan pertemuan dengan pengelola Stadion Akuatik GBK.

    Salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut terkait protokol kesehatan keolahragaan dan penyamaan persepsi secara teknis mengenai pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) akuatik di masa new normal.

    "Jadi hari ini kami membahas prosedur latihan renang di masa new normal, karena yang kita ingin tekankan adalah Covid 19 belum selesai meski sudah ada pelonggaran PSBB. Tapi tetap kesehatan adalah hal yang paling diutamakan," ujar Wisnu saat dihubungi Tempo.

    Menurut Wisnu Wardhana, pertemuannya membahas detil bagaimana dan apa yang harus dilakukan perenang, pelatih, pengantar dan aspek teknis lainnya di masa new normal ini. "Karena selain menggunakan kolam renang ada juga penggunaan ruang bilas bersama, tempat parkir dan lainnya," kata dia.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.