Liga 2: Markas Semen Padang Terus Dibenahi Selama Pandemi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Haji Agus Salim Kota Padang. Antara

    Stadion Haji Agus Salim Kota Padang. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Stadion Haji Agus Salim Kota Padang Sumatera Barat yang selama ini menjadi markas tim Semen Padang bakal dicat ulang setelah mendapat bantuan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan cat PT Jotun Indonesia.

    Pengelola GOR Haji Agus Salim CV Polos, Renol Fadhli di Padang, Sabtu mengatakan pengecatan terakhir dilakukan pada 2012 saat stadion ini akan menggelar AFC Cup dan melalui PT Jotun Indonesia pihaknya akan mengubah tampilan stadion kebanggaan warga Ranah Minang.

    “Kita akan ubah warna stadion baik di luar maupun di bagian dalam stadion. Ada tiga warna yang sesuai dengan warna kebanggaan masyarakat Minang yakni hitam, merah, dan kuning,” kata dia.

    Menurut dia, pengecatan sendiri akan dilakukan selama 14 hari ke depan dan akan mengubah wajah stadion yang menjadi kandang Semen Padang FC.

    Ia mengatakan pandemi COVID-19 yang melanda bangsa ini membuat kegiatan olahraga tidak dapat dilakukan bahkan melemahkan perekonomian namun pihaknya yang dipercaya pemerintah daerah untuk mengelola stadion dan kawasan GOR Haji Agus Salim terus melakukan pembenahan.

    Dalam melakukan perbaikan, dirinya telah melakukan pemetaan langkah yang akan dilakukan mulai dari perbaikan fasilitas seperti toilet baik di tribun utama dan tribun terbuka yang selama ini tidak ada.

    Selain itu pembuatan musala di tribun utama dan dalam waktu dekat akan dibangun musala di tribun terbuka sehingga penonton dapat melaksanakan sholat di sana.

    Apabila semua terlaksana, selanjutnya adalah perbaikan rumput stadion, dalam hal ini pihaknya akan mencoba menggandeng berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

    “Target kita rumput stadion ini dapat menggelar pertandingan internasional, namun semua itu dilakukan secara perlahan,” kata dia.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada PT Jotun yang membantu pengecatan stadion yang membuat stadion ini menjadi lebih baik lagi.

    “Kita akan terus berupaya memperbaiki sarana dan prasarana di stadion ini untuk menjadi lebih baik. Saat ini kita diberikan amanah untuk mengelola dan akan kita upayakan semaksimal mungkin untuk kemajuan dunia olahraga Sumbar,” kata dia.

    Sementara Sales Consultant Area Sumbar PT Jotun Indonesia Ozzie Rahmawan mengatakan pihaknya memilih Stadion Haji Agus Salim karena stadion ini salah satu ikon bangunan di Sumbar yang harus dipertahankan keindahannya.

    “Kita memiliki kedekatan dengan pengelola dan kita berikan cat kualitas premium untuk stadion ini,” kata dia.

    Ia mengatakan produk cat yang dihasilkan Jotun merupakan salah satu yang terbaik di dunia bahkan cat ini memiliki umur panjang hingga 12 tahun.

    “Di Indonesia cat kita digunakan untuk bangunan yang menjadi ikon seperti Gelora Bung Karno, Wisma Atlet dan untuk Sumbar mulai dari Jam Gadang, gedung di PT Semen Padang dan lainnya,” kata dia menambahkan.

    Dirinya berharap CSR ini dapat mempercantik tampilan Stadion Haji Agus Salim dan menjadi ajang untuk mempromosikan produk Jotun ke generasi muda di Sumatera Barat.

    “Kita sadar stadion ini kebanggaan masyarakat Sumbar dan generasi muda banyak berolahraga dan menjadi lokasi promosi produk yang terbaik,” pungkas Ozzie.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.