Tinju Dunia: Fury Klaim Dirinya Terhebat, Lebihi Tyson dan Ali

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tuson Fury. (instagram/@gypsyking101)

    Tuson Fury. (instagram/@gypsyking101)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara tinju dunia kelas berat WBC, Tyson Fury, mengklaim diri sebagai petarung terhebat sepanjang sejarah kelas berat. Ia juga sesumbar tak akan bisa dikalahkan jago-jago dari masa lalu, termasuk Mike Tyson dan Muhammad Ali.

    "Tidak ada petinju kelas berat dari era mana pun dalam seribu tahun terakhir yang bisa mengalahkan saya," kata Fury kepada BT Sport.

    "Kembali ke awal, tidak satu pun dari mereka akan mengalahkan Gypsi King. Saya terlalu besar, saya terlalu bagus, dan saya punya terlalu banyak gaya untuk mereka."

    Fury yakin bisa megalahkan jagoan kelas dari masa lalu. "Saya seorang ahli adaptasi dan mereka bahkan tidak bisa mengalahkan saya, tak peduli Mike Tyson dari tahun 80-an, Muhammad Ali, Joe Louis, Lennox Lewis, George Foreman, Ken Norton, Rocky Marciano, Floyd Patterson, Gene Tunney, Jem Mace, John L. Sullivan."

    Fury memiliki rekor tak terkalahkan dalam 12 tahun kariernya. Ia hanya pernah ditahan imbang sekali, yakni oleh Deontay Wilder. Rekor bertinjunya adalah 30-0-1 (21 KO).

    Petinju 31 tahun menyebut sederet kelebihan yang ada pada dirinya."Satu, aku terlalu besar. Dua, saya terlalu baik. Dan tiga, saya punya terlalu banyak gaya untuk mereka. Empat, saya seorang ahli adaptasi. Dan lima, mereka tidak bisa mengalahkan saya," kata dia.

    "Jadi, ini dia. Saya petarung terhebat yang pernah hidup. Terutama di kelas berat, saya adalah petarung terhebat yang pernah hidup. Bagaimana dengan itu untuk untuk (kesederhanaan)?"

    Klaim yang terhebat itu, apalagi membandingkan dengan Muhammad Ali, dinilai terlalu berlebihan. Laman Boxing Scene menyoroti, sepanjang kariernya, petinju Inggris ini tak banyak menghadapi lawan berat. Tercatat hanya Wladimir Klitschko, Dereck Chisora, dan Deontay Wilder yang bisa masuk jajaran nama besar itu.

    Bila ia mampu Anthony Joshua, pemegang sabuk juara tinju dunia kelas berat lainnya, klaim yang terhebat mungkin akan sedikit mendapat dasar. Kedua petinju dijadwalkan bertemu dua kali pada tahun depan.

    BOXING SCENE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.