Atlet Atletik Terdampak Corona Dapat BLT Rp 42 Juta

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden World Athletics, Sebastian Coe. (worldathletics.org)

    Presiden World Athletics, Sebastian Coe. (worldathletics.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - World Athletics bersama Yayasan Atletik Internasional (IAF) mengumumkan bahwa 193 atlet dari 58 negara anggota federasi, yang terdampak corona, akan ditawari bantuan uang tunai sebesar 3.000 dolar AS (sekitar Rp 42 juta).

    Bantuan tunai itu diberikan melalui Dana Kesejahteraan Atlet yang diluncurkan pada April 2020 untuk membantu para atlet profesional mengatasi kesulitan keuangan yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19.

    World Athletics, yang sebelumnya dikenal sebagai Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF), mengungkapkan bahwa IAF telah menerima 261 permohonan yang memenuhi syarat hingga batas waktu 31 Mei 2020. Permohonan itu dievaluasi oleh IAF untuk memastikan mereka memenuhi kriteria kelayakan di bawah pengawasan kelompok kerja pakar, yang dikepalai oleh Presiden World Athletics Sebastian Coe.

    Menurut induk olahraga atletik dunia tersebut, para atlet penerima bantuan harus memenuhi sejumlah syarat, antara lain lolos seleksi Olimpiade Tokyo 2020, mampu menunjukkan kebutuhan kesejahteraan yang dapat dibuktikan dengan hilangnya pendapatan yang signifikan pada 2020 dibandingkan dengan 2019, dan belum pernah melakukan pelanggaran doping.

    Atlet yang berada di peringkat enam teratas dunia dalam perlombaan Gold Label Road 2019, dan mereka yang mendapatkan hadiah uang lebih dari 6.000 dolar AS dari Diamond League 2019 tidak berhak mengajukan permohonan. Ini dilakukan demi membantu memfokuskan dukungan bagi mereka yang paling membutuhkan.

    Yayasan berharap dapat mulai melakukan penyaluran dana kepada para atlet pada awal pekan ini.

    "Terima kasih saya kepada semua anggota kelompok kerja atas masukan mereka dalam proses selama dua bulan terakhir ini," kata Sebastian Coe.

    Ide BLT ini dikemukakan peraih emas lari di Olimpiade 2004 Hicham El Guerrouj yang kemudian didukung Sebastian Coe. Pelari Maroko itu juga menjadi salah satu penyumbang bantuan ini.

    Belum diketahui apakah di antara atlet penerima bantuan ada yang berasal dari Indonesia.

    ANTARA | XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.