Gugus Tugas COVID-19 Persilakan Gelar Turnamen tapi Ada Syaratnya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta mengikuti sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019. Sementara Arema berada di posisi keempat klasemen sementara Liga 1 dengan nilai 18. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pemain Persija Jakarta mengikuti sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019. Sementara Arema berada di posisi keempat klasemen sementara Liga 1 dengan nilai 18. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaKementerian Pemuda dan Olahraga  melakukan pertemuan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk membahas nasib kelanjutan kompetisi olahraga nasional yang akan digulirkan lagi.

    Pertemuan tersebut dihadiri oleh Deputi 1 BNPB Gugus Tugas COVID-19 Bernardus Wisnu Widjaja, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Wakil Sekjen PP Perbasi Achmad Ferdy Zain, Direktur Utama Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Junas Miradiarsyah, dan Sekjen PBSI Achmad Budiharto.

    Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan, pertemuan yang dilakukan di Kantor BNPB tersebut adalah respon cepat dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setelah Kemenpora menyampaikan surat pada 23 Juni 2020 perihal permohonan arahan terhadap sejumlah event bulu tangkis dan cabang olahraga lainnya.

    "Pimpinan Gugus Tugas pada intinya menekankan para pemangku kepentingan bidang olahraga tetap harus memperhatikan realita, bahwa penyebaran COVID-19 ini masih terus berlangsung," ujar Gatot dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

    Oleh karena itu, jika memang benar-benar ingin menggelar kompetisi, Gugus Tugas menegaskan untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan serta rutin melakukan tes PCR secara berkala demi terhindar dari potensi terciptanya klaster baru penyebaran COVID-19.

    Selain itu, Gugus Tugas juga meminta agar tempat penyelenggaraan event dan kompetisi olahraga tidak berlangsung di wilayah yang penyebaran COVID-19 nya masih mengkhawatirkan. Pihak penyelenggara diwajibkan koordinasi dengan pihak Gugus Tugas daerah setempat dan instansi terkait.

    Kejadian yang dialami petenis Serbia Novak Djokovic sebagai penanggung jawab turnamen Adria Tour di Beograd, yang telah mengakibatkan dirinya, keluarganya dan tiga rekannya ikut terjangkit COVID-19 juga sempat dibahas dalam rapat tersebut.

    Peristiwa tersebut, kata Gatot, harus menjadi pelajaran bahwa tak mudah untuk memutar kembali kompetisi olahraga di tengah kondisi di mana laju penyebaran COVID-19 masih belum terkendali.

    "Kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bahwa komunitas olahraga tidak boleh underestimate dengan (kondisi) masih tingginya potensi penyebaran COVID-19," kata Gatot.

    Sejumlah kompetisi olahraga nasional seperti IBL 2020 dan Liga 1 dan 2 Indonesia direncanakan kembali digelar sehubungan dengan adanya lampu hijau dari pemerintah.

    PSSI pada 19 Juni resmi memutuskan untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 dan 2 Indonesia yang telah tertangguhkan sejak Maret 2020 mulai September atau Oktober.

    IBL 2020 akan berlanjut langsung ke babak playoff yang direncanakan digelar pada awal September sampai awal Oktober mendatang.

    PBSI juga akan menggelar kejuaraan Indonesia Terbuka pada bulan November.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.