Liverpool Juara, Juergen Klopp Menangis

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool Juergen Klopp menangis saat The Res juara, 25 Juni 2020. (Thesun.co.uk)

    Pelatih Liverpool Juergen Klopp menangis saat The Res juara, 25 Juni 2020. (Thesun.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jurgen Klopp tidak bisa menahan air mata saat Liverpool juara dan mendedikasikan gelar Liga Primer Inggris ini untuk legenda Tim Merah, Steven Gerrard dan Kenny Dalglish.

    Manajer The Reds itu juga memuji penggemar klubnya setelah bergabung dengan Sky Sports menyusul kemenangan Chelsea atas Man City 2-1, yang memastikan keberhasilan klubnya menjadi juara musim ini.

    "Sulit dipercaya. Ini melebihi yang pernah saya pikir akan mungkin terjadi," kata Klopp, yang tampil dengan jersey Liverpool.
    "Mengetahui seberapa besar Kenny mendukung kami, itu untukmu."

    "Dia telah menunggu selama 30 tahun dan itu untuk Stevie (Gerrard). Anak-anak mengagumi kalian semua dan mudah untuk memotivasi tim karena sejarah kita yang hebat."

    "Itu sangat tegang selama 100 menit pertandingan City, saya tidak benar-benar ingin terlibat tetapi Anda berada di saat Anda menontonnya."

    "Ini adalah prestasi luar biasa para pemain saya dan merupakan sukacita besar bagi saya untuk melatih mereka. Saya belum menunggu selama 30 tahun, saya telah berada di sini selama empat setengah tahun, tetapi ini merupakan pencapaian, terutama dengan istirahat tiga bulan karena tidak ada yang tahu kapan kita bisa melanjutkan."

    Klopp lebih lanjut mendesak pendukung setia Liverpool untuk merayakan kemenangan ini di dalam rumah mereka karenapandemi corona virus yang sedang berlangsung.

    "Pertandingan tadi malam memberi saya perasaan bahwa kami akan baik-baik saja dan malam ini adalah untuk para penggemar. Saya harap Anda tinggal di rumah, dan itu adalah sukacita untuk melakukannya untuk Anda."

    Liverpool memastikan menjadi juara Liga Primer musim ini dengan mengumpulkan 86 poin dengan 7 pertandingan sisa. Manchester City yang berada di posisi kedua klasemen, hanya mengumpulkan 63 poin, sehingga tidak mungkin mengejar lagi.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.