Borneo FC: Pembayaran Gaji Tetap Lancar Selama Liga 1 Terhenti

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Borneo FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persela Lamongan, 13 Maret 2020. Instagram/@Borneofc.id

    Selebrasi pemain Borneo FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persela Lamongan, 13 Maret 2020. Instagram/@Borneofc.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Borneo FC memastikan pembayaran gaji para pemain, pelatih, hingga staf tetap lancar meskipun pandemi COVID-19 membuat klub-klub Liga 1 Indonesia kesulitan finansial.

    "Alhamdulillah (pembayaran gaji) lancar," ujar manajer Borneo FC Farid Abubakar, Jumat.

    Sebelumnya ketika kompetisi mulai ditangguhkan, PSSI memberikan keringanan kepada klub-klub untuk membayarkan gaji sebesar 25 persennya saja dari nilai kontrak sejak Maret.

    Meski hanya membayar 25 persen, banyak klub yang juga masih kesulitan karena pihak sponsor juga sama-sama terdampak virus berbahaya tersebut.

    Di satu sisi, klub juga banyak mengandalkan pemasukan dari tiket, maka ketika kompetisi ditangguhkan otomatis langsung berpengaruh pada pendapatan.

    Borneo juga mulai membicarakan renegosiasi kontrak dengan para pemain dan staf, apalagi kompetisi direncanakan kembali digelar pada Oktober mendatang. Dengan adanya renegosiasi, sedikitnya bakal membantu meringankan beban klub.

    "Memang kondisi sekarang terkait pandemi serba sulit, memaksa semua pihak harus beradaptasi. Karena sangat besar dampaknya terhadap finansial klub," kata dia.

    Ditanya kapan akan mulai mengumpulkan pemain, Farid mengatakan masih mendiskusikan hal tersebut dengan jajaran manajemen sembari menunggu kepastian teknis Liga 1 dari PSSI dan operator.

    "Masih dalam tahap komunikasi manajemen dan team pelatih," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.