Papua Habiskan Anggaran Rp 3,8 T untuk Bangun Venue PON 2021

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Lokasi Venue Pon 2020 Papua, Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (16/4/2020). ANTARA FOTO/Gusti Tanati

    Suasana Lokasi Venue Pon 2020 Papua, Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (16/4/2020). ANTARA FOTO/Gusti Tanati

    TEMPO.CO, Jakarta- Pemerintah Provinsi Papua telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 3,8 triliun lebih untuk pembangunan dan renovasi venue untuk Pekan Olahraga Nasional atau PON 2021. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Alexander Kapisa mengatakan, ada beberapa venue PON dibangun baru dan direnovasi oleh Pemerintah Provinsi Papua.

    Anggaran itu terbagi dalam tiga tahun anggaran. Pada 2016, APBD menganggarkan pembangunan venue sebesar Rp 228,6 miliar. Pada 2017, sebanyak Rp 447,2 miliar dianggarkan untuk PON XX. Adapun pada 2018 dianggarkan sebesar Rp 879,3 miliar dan pada 2019 sebesar Rp 2,27 triliun. “Jadi, venue yang dibangun dengan APBD Papua sebesar Rp 3,8 triliun,” kata Alex Kapisa, Jumat, 3 Juli 2020.

    Sementara itu, Alex menambahkan, untuk penyelenggaraan PON XX telah dianggarkan dalam APBD Provinsi Papua tahun 2020 sebesar Rp 2 triliun dengan progres pembangunan venue PON mencapai 95 persen seperti Stadion Papua Bangkit, Gelanggang Olahraga GIDI, dan Gelanggang Olahraga Voli Indoor.

    Selain itu, pemerintah juga membangun lapangan voli pasir, lapangan tembak indoor dan outdoor, lapangan baseball dan softball, lapangan tenis, rehabilitasi GOR Cenderawasih, rehabilitasi GOR Trikora, pembanguan gudang peralatan olahraga di Doyo Baru dan pembangunan lapangan futsal di Mimika.

    Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya tengah melakukan pembangunan empat arena olahraga. Pembangunan arena olahraga dilakukan di Kabupaten Jayapura yakni arena aquatic dan Istora Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena cricket dan lapangan hockey di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

    Pembangunan arena aquatic menggunakan APBN tahun jamak 2018-2020 sebesar Rp 401 miliar dengan kontraktor PT. Waskita Karya (Persero), Tbk dan selaku konsultan manajemen konstruksi PT. Ciriajasa CM-PT. Ciriajasa EC, (KSO) Rp 6,5 miliar. Nantinya area aquatic akan dilengkapi dengan fasilitas kolam renang yang sesuai dengan standar Federation Internationale de Natation (FINA), induk organisasi internasional olahraga renang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.