Formula 2: Alami Masalah Teknis, Sean Gelael Gagal Finis

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sean Gelael. (Foto: DAMS)

    Sean Gelael. (Foto: DAMS)

    TEMPO.CO, JakartaSean Gelael gagal finis pada Race 1 balapan pembuka Kejuaraan FIA Formula 2 2020 di Red Bull Ring, Austria, Sabtu. Pebalap tim DAMS asal Indonesia ini mengalami masalah teknis.

    Sean juga mengalami problem serupa di babak kualifikasi sehingga harus start dari posisi 17. Ia sebenarnya bisa memulai balapan secara wajar, bahkan sempat bertarung dan melakukan aksi menyusul.

    Namun kemudian masalah terjadi sehingga dia mesti masuk pit lebih dini dari yang dijadwalkan, karena engan strategi ban prime-option mestinya Sean baru masuk pit di lebih dari separuh lomba.

    Di pit masalah tak langsung teratasi, dan itu berlangsung sebanyak empat kali. Akhirnya setelah masuk pit empat kali dan problem terus menerpa, Sean pun terpaksa mengakhiri balapan lebih dini.

    Ini tentu kondisi awal yang tak bagus bagi Sean. Mobil DAMS sendiri sesungguhnya cukup kompetitif pada seri pembuka F2 di Austria tersebut, karena rekan setim Sean, Dan Ticktum bisa finis di posisi lima.

    Francois Sicard, Team Principal DAMS, mengaku kecewa dengan problem yang dialami Sean ini.

    "Kami akan investigasi penuh masalah ini. Mobil Sean akan kami bongkar supaya bisa menemukan problem sesungguhnya sehingga bisa digunakan secara maksimal untuk Race 2 besok," kata Sicard, seperti termuat dalam rilis.

    Adapun Sean Gelael berkata, "Terima kasih atas dukungannya. Memang awal yang sulit karena masalah terjadi sejak latihan hingga lomba."

    Sean mengaku akan terus bersabar atas apa yang menimpanya, karena itu prinsip hidup yang ia ambil dari ajaran agama.

    Pebalap Inggris Callum Ilott (UNI-Virtuosi Racing) memenangi Race 1, diikuti Marcus Armstrong (S. Baru/ART Grand Prix) dan Robert Shwartzman (Rusia/Prema) di podium.

    Jadwal Formula 2 Austria (live di
    www.sean-gelael.com)

    Ahad, 5 Juli 2020
    16.10: Race 2 (28 lap atau 45' + 1 lap)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?