Dikabarkan Bayarannya Turun, Lewis Hamilton: Bicara Saja Belum

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap F1 tim Mercedes Benz, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, didampingi Executive Director Toto Wolff dalam peluncuran mobil baru Mercedes F1 di sirkuit Silverstone di Towcester, Inggris, 22 Februari 2018. Reuters/Matthew Childs

    Pembalap F1 tim Mercedes Benz, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, didampingi Executive Director Toto Wolff dalam peluncuran mobil baru Mercedes F1 di sirkuit Silverstone di Towcester, Inggris, 22 Februari 2018. Reuters/Matthew Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Lewis Hamilton membantah kabar bahwa Mercedes menawarkan perpanjangan kontrak namun dengan nilai lebih kecil dari sebelumnya. 

    Menurut juara dunia 6 kali ini, pembicaraan mengenai kontrak belum dilakukan. "Saya bahkan belum bicara dengan Toto tentang itu. Tidak ada tuntutan. Pembicaraan bahkan belum dimulai, jadi, tolong berhenti mengacau," kata Hamilton seperti dikutip The Sun, 4 Juli 2020

    Sebelumnya Daily Mail mengabarkan bahwa Ketua tim Mercedes Toto Wolff mengatakan kepada timnya akan ada pengurangan anggaran akibat wabah corona.

    Saat ini kontrak Hamilton bernilai 36 juta pound setahun (atau sekitar Rp 650 miliar).  Ia dikabarkan minta kenaikan menjadi 40 juta pound setahun.

    Namun Mail, menyebutkan karena pengurangan anggaran Mercedes hanya menawarkan gaji 20 juta pound setahun. 

    Akibat penghematan, Ferrari akhirnya memilih tidak memperpanjang kontrak Sebastian Vettel. Saat ini Vettel belum terikat kontrak untuk musim 2021.

    Belum diketahui apakah Hamilton akan menerima tawaran, atau ia memilih pindah.

    DAILY MAIL | THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.