Bisbol dan Liga Jepang Izinkan Penonton Masuk Stadion Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota tim bisbol Shimohama Club bermain di Akita, Prefektur Akita, Jepang utara 21 Juni 2018. Gambar diambil 21 Juni 2018.[REUTERS/Kiyoshi Takenaka]

    Anggota tim bisbol Shimohama Club bermain di Akita, Prefektur Akita, Jepang utara 21 Juni 2018. Gambar diambil 21 Juni 2018.[REUTERS/Kiyoshi Takenaka]

    TEMPO.CO, JakartaLiga Jepang dan Liga Bisbol Jepang mengizinkan penggemar untuk menyaksikan langsung pertandingan mulai 10 Juli 2020, meskipun negara itu menghadapi ancaman gelombang kedua infeksi COVID-19.

    Japan Times, Selasa, 7 Juli 2020, melaporkan bahwa Nippon Professional Baseball (NPB) dan J-League tetap berkomitmen dengan rencana awal mereka yang akan mengizinkan hingga 5.000 penggemar datang ke stadion pada Jumat (10/7).

    Klub juga akan diizinkan untuk mengoperasikan tempat pertandingan hingga setengah dari kapasitas penuh mereka mulai 1 Agustus 2020.

    "Meskipun dibatasi 5.000, kami berharap ada penggemar kami di stadion mulai Jumat ini," kata Komisioner NPB Atsushi Saito dalam konferensi pers online.

    Tokyo mencatat lebih dari 100 kasus terkonfirmasi dalam lima hari berturut-turut namun hal itu tidak akan mengubah rencana mereka.

    "Kami berharap hal itu tidak menyebabkan pembatasan perjalanan, tetapi ini adalah penyakit. Sulit untuk mengantisipasinya (di masa mendatang). Namun, kami akan melakukan yang terbaik agar tidak ada orang yang terinfeksi."

    Panel medis merekomendasikan agar kedua liga dan tim-tim peserta mengimbau penonton untuk menggunakan COCOA, aplikasi seluler pelacakan kontak COVID-19 yang diluncurkan oleh pemerintah akhir bulan lalu, kata surat kabar berbahasa Inggris itu.

    Para ahli dari panel tersebut juga menyarankan para penggemar untuk tetap waspada terhadap berbagai risiko ketika datang ke stadion, karena keadaan di tribun penonton mungkin berbeda.

    XINHUA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.