Formula 1, Max Verstappen Pimpin Catatan Waktu Latihan Kedua

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Max Verstappen (Honda)

    Max Verstappen (Honda)

    TEMPO.CO, JakartaPebalap Red Bull Max Verstappen memimpin catatan waktu sesi latihan bebas kedua seri Formula 1 Grand Prix Styria, Austria, Jumat, 10 Juli 2020. Seri latihan kedua ini sempat tertunda karena insiden kecelakaan Daniel Ricciardo di Tikungan 9 Sirkuit Red Bull Ring, Austria.

    Max Verstappen mencatatkan waktu satu menit 3,660 detik, sekitar 0,7 detik dari waktu pole position balapan akhir pekan lalu di sirkuit yang sama, dan terpaut 0,043 detik dari pebalap Mercedes Valtteri Bottas.

    Di belakang kedua pebalap itu, Tim Racing Point membuktikan dirinya mampu menjadi pesaing tim papan atas ketika Sergio Perez berada di posisi ketiga dengan jarak waktu 0,217 detik dari Verstappen dan di posisi keempat dengan jarak waktu 0,3 detik.

    Carlos Sainz menjadi pebalap McLaren tercepat di posisi kelima, di depan mobil Mercedes kedua yang dikendarai Lewis Hamilton, yang terpaut 0,7 detik dari rekan satu timnya. Alexander Albon harus finis di posisi ketujuh setelah sempat melintir di Tikungan 7 dan mengeluhkan mobil Red Bull RB16-nya terlalu lincah.

    Lando Norris membawa Mclaren kedua di P8 namun dikenai penalti mundur tiga posisi start karena melanggar bendera kuning di FP1. Sementara itu Ferrari masih harus berbenah di saat Charles Leclerc hanya mampu membawa SF1000 di posisi sembilan sedangkan Sebastian Vettel terpaut 1,9 detik dari Verstappen di posisi 16.

    Adapun Renault akan bekerja semalaman untuk memperbaiki mobil Ricciardo yang rusak cukup parah di sayap depan dan bagian belakang karena benturan tersebut sebelum FP3 dan kualifikasi Formula 1. Pembalap asal Australia itu mampu keluar dari kokpit mobil. Ia dinyatakan fit setelah mendapat penanganan medis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.