PASI Target Emilia Nova dan Sapwaturrahman Lolos Olimpiade 2021

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari gawang Emilia Nova mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 3 September 2019. PB PASI terus memberikan latihan kepada atlet-atlet atletik sebagai persiapan ajang SEA Games 2019 di Filipina. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Pelari gawang Emilia Nova mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Atletik di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 3 September 2019. PB PASI terus memberikan latihan kepada atlet-atlet atletik sebagai persiapan ajang SEA Games 2019 di Filipina. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) berusaha meloloskan dua atlet lain ke Olimpiade Tokyo tahun 2021. Setelah mendapatkan satu tiket melalui Lalu Muhammad Zohri pada nomor lari 100 meter, PASI memproyeksikan Emilia Nova dan Sapwaturahman untuk lolos ke Jepang tahun depan. 

    Emilia Nova akan berlaga di nomor lari gawang 100 meter dan Sapwaturahman di nomor lompat jauh. "Emil, segala macam yang hebat itu, dan Sapwa masih bisa lolos," kata pelaksana tugas Ketua Umum PASI, Zacky Anwar Makarim, Kamis, 16 Juli 2020.

    Zacky menyebutkan bahwa tantangan terbesar untuk bisa mengembalikan kondisi atlet seusai terhentinya pelatnas selama 4 bulan. Pelatnas atletik telah diliburkan sejak pertengahan Maret lalu, akibat pandemi. "Dua minggu saja Anda cuti lebaran, badan Anda sudah berubah. Apalagi ini empat bulan saya kehilangan dia," kata Zacky yang juga mantan Kepala Badan Intelijen Strategis.

    Rencana PASI bakal mulai memanggil kembali 20 atlet untuk menjalani pemusatan latihan pada Agustus mendatang. Hal itu dilakukan setelah mendapatkan kucuran dana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sebesar Rp 6,1 miliar.

    Sebelumnya, atlet lompat jauh, Sapwaturrahman mengaku peluangnya meraih tiket Olimpiade 2020 terbuka lebar. Atlet kelahiran 13 Mei 1994 ini mengatakan harus bisa melewati lompatan sejauh 8,22 meter untuk bisa berlaga di pesta olahraga terbesar di dunia. "Limit olimpiade itu hanya selisih 6 sentimeter dari best personal saya, jadi optimis bisa lolos," kata dia.

    Pada SEA Games 2019, atlet kelahiran Sumbawa ini berhasil meraih medali emas. Sapwaturrahman pun memecahkan rekor SEA Games dengan lompatan sejauh 8,03 meter. Salah satu lompatan terbaik dia torehkan di Asian Games 2018 dengan lompatan sejauh 8,09 meter. Lompatan itu mengantarkannya meraih medali perunggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.