Kata Marc Marquez Setelah Repsol Honda MotoGP Mendepak Adiknya

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Honda, Marc Marquez. Reuters

    Pembalap Honda, Marc Marquez. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengatakan tetap menghormati keputusan timnya dalam menentukan komposisi tim dan pembalap untuk musim balap MotoGP musim depan. Menurut dia, Repsol akan terus mencari pembalap yang layak menjadi pengganti Jorge Lorenzo. "Setelah momen spesial di Valencia ketika Jorge pensiun, Honda sedang mencari pembalap terbaik, dan saat ini, posisi itu ditempati juara dunia Moto2, Alex," kata Marquez, dikutiip dari Crash, Jumat 17 Juli 2020.

    Alex sekarang telah kehilangan kursi di tim Repsol Honda, bahkan sebelum dia menyelesaikan putaran balapnya musim ini. Sejumlah kalangan melihat bahwa Alex Marquez, pembalap berusia 24 tahun, akan lebih mendapat manfaat dan tekanan yang lebih kecil dengan bergabung pada tim satelit LCR.

    Marc Marquez pun tampaknya setuju dengan sentimen tersebut. Meskipun yakin kemampuan Alex mengelola tekanan dalam balapan MotoGP musim ini, ia menganggap Alex Marquez masih akan kesulitan untuk mendapatkan podium pertamanya bersama Repsol. "Tahun ini Alex akan berada di tim Repsol Honda tetapi tahun depan dia akan berada di LCR.Saya pikir merupakan langkah yang sangat baik baginya karena berada di tim Repsol Honda itu berarti dia harus mencapai podium," ujarnya.

    Marc Marquez sendiri memenangkan gelar sebagai pembalap rookie di Repsol Honda pada 2013. "Untuk pembalap pemula, langkah normal adalah memulai dengan tim seperti LCR dan itu baik baginya. Itu semua akan dilakukan dengan semua dukungan pabrik dari HRC," ujarnya.

    Tersingkirnya Alex Marquez dari Repsol semula dikhawatirkan akan meretakkan hubungan dengan abangnya tersebut. Tetapi, Alex menyatakan bahwa dia senang mencapai targetnya untuk meneken kontrak dua tahun bersama Repsol. "Tentu saja, sebelum rumor, aku sudah tahu segalanya. Ketika mereka berbicara dengan Jorge, Honda memegang keputusan seutuhnya," ujar dia. Menurut Marc, semua pembalap MotoGP memiliki kesempatan untuk mengambil posisi dalam tim Repsol Honda.

    Marc Marquez menambahkan, "Saya memiliki karier sendiri dan tahun ini rekan setim saya adalah saudara lelaki saya. Tetapi di lintasan, dia adalah juara dunia Moto2. Honda sekarang ingin memberikan kesempatan kepadanya di tim LCR dan tentu saja saya senang dengan keputusan ini."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?