Tenis Dunia, Serena Williams Akan Tampil di Top Seed Open

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal AS, Serena Williams usai dikalahkan oleh petenis asal Cina, Qiang Wang di babak ketiga Australia Open 2020 di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 24 Januari 2020. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Petenis asal AS, Serena Williams usai dikalahkan oleh petenis asal Cina, Qiang Wang di babak ketiga Australia Open 2020 di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 24 Januari 2020. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Serena Williams akan kembali mengikuti tur WTA pada turnamen lapangan keras di Kentucky, Amerika Serikat, pada Agustus mendatang. Tur WTA ini adalah gelaran yang pertama kali diselenggarakan di Kentucky.

    Dilaporkan AFP dari Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat, 17 Juli 2020, pihak Top Seed Open mengkonfirmasi keikutsertaan Serena Williams. Petenis juara 23 kali Grand Slam akan ikut bertanding bersala juara US Open 2017 Sloane Stephens. Pertandingan akan dimulai pada 10 Agustus.

    Williams belum pernah main sejak mewakili AS dalam Fed Cup, Februari lalu. Setelah turnamen itu, tur WTA bersama dengan sebagian besar olahraga global berhenti di tengah pandemi virus corona.

    Namun, tur WTA dan tur ATP untuk putra dijadwalkan akan dilanjutkan pada Agustus. Williams sudah mengatakan ia berencana memasuki turnamen Grand Slam berikutnya yang sudah dijadwalkan, seperti US Open, yang akan dimulai di New York pada 31 Agustus.

    Turnamen Kentucky adalah salah satu dari dua gelaran baru yang dikonfirmasi oleh Kepala Eksekutif WTA Steve Simon pekan lalu sebagai tambahan dalam kalender tur yang telah direvisi. Aksi WTA dijadwalkan dilanjutkan kembali dengan Palermo Open di Italia mulai 3 Agustus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.