Formula 1: Renault Kembali Protes Legalitas Mobil Racing Point

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Racing Point Lance Stroll dan Williams Nicholas Latifi berlutut di sirkuit Red Bull Ring sebelum dimulainya balapan F1 Austrian Grand Prix, Ahad, 5 Juli 2020. Gerakan Black Lives Matter atau BLM dipicu oleh peristiwa meninggalnya pria berkulit hitam George Floyd dan sejumlah orang lainnya akibat kekerasan oleh polisi. Mark Thompson/REUTERS

    Pembalap Racing Point Lance Stroll dan Williams Nicholas Latifi berlutut di sirkuit Red Bull Ring sebelum dimulainya balapan F1 Austrian Grand Prix, Ahad, 5 Juli 2020. Gerakan Black Lives Matter atau BLM dipicu oleh peristiwa meninggalnya pria berkulit hitam George Floyd dan sejumlah orang lainnya akibat kekerasan oleh polisi. Mark Thompson/REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaRenault mengajukan protes untuk kedua kalinya terkait legalitas mobil Racing Point yang memiliki desain mirip mobil Mercedes 2019 di Grand Prix Hungaria, Minggu.

    Tim pabrikan asal Prancis itu pertama kali mengajukan protes resmi tentang mobil tim rivalnya di Formula 1 Grand Prix Styria, Austria, pada 12 Juli, dan steward masih menginvestigasi hal itu.

    Seperti yang diduga protes kembali terjadi dan tidak ada larangan bagi Renault untuk tetap mengajukan protes pada setiap balapan hingga masalah tersebut selesai.

    Steward balapan menyatakan jika Renault mengajukan protes sama yaitu tentang saluran udara rem (brake duct) seperti protes sebelumnya, demikian Reuters.

    Racing Point di balapan seri ketiga hari itu mendapati kedua mobil RP20 yang berjuluk "pink Mercedes" itu finis dengan poin, Lance Stroll di P4 dan Sergio Perez di P7.

    Sedangkan pebalap Renault Daniel Ricciardo menyelesaikan lomba di P8 dan Esteban Ocon jauh dari zona poin setelah finis P14.

    Racing Point sendiri sekarang menghuni peringkat empat klasemen konstruktor, memiliki poin sama dengan McLaren yang berada di peringkat tiga dengan 40 poin. Renault di tempat keenam setelah mengemas hanya 12 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?