Pandemi Covid-19, Anugerah Ballon d'Or 2020 Ditiadakan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lioenl Messi saat menerima penghargaan Ballon d'Or 2019. Reuters

    Lioenl Messi saat menerima penghargaan Ballon d'Or 2019. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Penghargaan sepak bola tahunan, Ballon d'Or, dikabarkan tidak akan digelar pada 2020. Keputusan yang diambil dengan mempertimbangkan adanya pandemi Covid-19 membuat Ballon d'Or tidak digelar untuk pertama kalinya sejak 1956.

    "Untuk pertama kalinya sejak 1956, Ballon d'Or akan beristirahat. Tidak akan ada edisi pada tahun 2020, karena ternyata, setelah pertimbangan yang matang, semua persyaratan tidak terpenuhi. Kami percaya bahwa tahun ini tahun yang luar biasa, tahun yang tidak bisa dan tidak boleh diperlakukan sebagaimana biasanya," kata Pemimpin Redaksi France Football, Pascal Ferre, dikutip dari Express, Senin, 20 Juli 2020.

    Ia menjelaskan, dari perspektif olahraga, pada Januari dan Februari, pihaknya akan membentuk pendapat dan memutuskan pemenang Ballon d'Or. Namun, saat ini, Pascal mengatakan kehadiran pemain dan agenda pertandingan tidak terlalu mewakili untuk penilaian kandidat yang layak mendapatkan penghargaan tersebut. Ia mencontohkan, seperti Liga Champions, meski akan tetap digelar pada Agustus mendatang di Lisbon, Portugal, format kompetisi yang berubah tidak cukup merepresentasikan pemain terbaik dunia.

    Akhirnya, Pascal menganggap bahwa pihaknya harus memegang azas keadilan yang berlaku untuk gelar kehormatan. Setiap pemain dan klub, meski sama-sama menghadapi pandemi, memiliki posisi yang berbeda. "Keputusan ini, yang diambil tentu saja dengan semua pemangku kepentingan dan tidak membuat kami senang. Tetapi, kami menjadi yang paling bertanggung jawab untuk melindungi kredibilitas dan legitimasi penghargaan semacam itu," kata dia.

    Pascal Ferre menambahkan, "Ballon d'Or akan mengumpulkan kembali keluarga besar penggemar pada tahun 2021, untuk menghidupkan kembali kebahagiaan yang mengelilingi seremoni seperti yang kita alami dalam beberapa tahun terakhir."

    Alih-alih mengambil empat pemenang dalam kategori yang berbeda pada setiap tahun, sebagai gantinya France Football akan memilih tim impian di akhir tahun ini. Nantinya, setiap juri dari seluruh dunia akan membentuk tim sepanjang masa yang terdiri dari sebelas nama pemain bola.

    "Idenya? Setiap juri akan memilih 11 pemain sepakbola dari daftar nama yang dibuat oleh redaksi Football France untuk membangun tim impian mereka. Tim legenda ini akan diluncurkan di berbagai saluran L'Equipe dan France Football," kata Pascal Ferre. Di penghargaan ini, Lionel Messi menjadi peraih Ballon d'Or 2019, sebelum pandemi datang.

    EXPRESS | DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selama 4 Bulan Ada Bantuan Tunai untuk Pegawai Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Pemerintah memberikan bantuan tunai bagi pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta selama 4 bulan. Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan hal itu demi ekonomi.