Tinju Dunia, Duel Joshua vs Pulev Digelar Terbuka pada November

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster Anthony Joshua Vs Kubrat Pulev (Boxingscene.com)

    Poster Anthony Joshua Vs Kubrat Pulev (Boxingscene.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju kelas berat Anthony Joshua dapat menghadapi Kubrat Pulev dalam pertandingan tinju dunia di hadapan 2.000 penonton di O2 Arena, London, pada November mendatang. Partai ini adalah partai yang seharusnya digelar pada Juni lalu, tetapi tertunda karena pandemi virus corona.

    Promotor tinju dunia, Eddie Hearn, mengatakan pihaknya tengah mengatur pertarungan tersebut setelah pemerintah mengumumkan pengurangan kerumunan yang akan berakhir pada Oktober mendatang. "Kami membuat rencana untuk menggelar pertandingan di sisa tahun ini di secara tertutup dengan pengecualian dari dua partai utama, yang akan dibayar setiap pertandingan," kata dia, dikutip dari The Sun, Selasa, 21 Juli 2020.

    Setelah pengumuman pemerintah tentang pengurangan kerumunan yang ditargetkan selesai pada Oktober, Eddie mengatakan, Anthony Joshua dapat bertarung di O2 Arena untuk pertama kalinya sejak 2016. Partai Joshua vs Pulev itu akan berlangsung dengan partai tinju dunia kelas berat lainnya antara Dereck Chisora melawan Oleksandr Usyk.

    “Kami sedang menguji coba kejuaraan snooker dunia dengan 350 penggemar di Crucible, Sheffield dan kami bekerja menuju potensi keramaian pada bulan dan akhir November untuk Dereck dan AJ. Ini mungkin butuh usaha meyakinkan orang untuk hadir, dan melalui prosedur yang tepat untuk membuat orang masuk ke O2 Arena. Itu tidak akan mudah, tetapi itu adalah ambisi kami untuk melakukannya," kara Eddie Hearn.

    Hearn menyebut O2 Arena sebagai tempat yang paling mungkin untuk mempertahankan gelar Anthony Joshua. Jika AJ mengalahkan Kubrat Pulev, ia juga telah menyetujui kesepakatan pertarungan dengan juara WBC Tyson Fury pada 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.