Menpora Dapat Izin Jokowi Manfaatkan Lahan Hambalang

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menpora Imam Nahrawi (tengah), Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri) meninjau lokasi Proyek Wisma Atlet di Bukit Hambalang, Kab.Bogor Jawa Barat, 18 Maret 2016. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menpora Imam Nahrawi (tengah), Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri) meninjau lokasi Proyek Wisma Atlet di Bukit Hambalang, Kab.Bogor Jawa Barat, 18 Maret 2016. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan telah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo untuk memanfaatkan lahan yang bakal dijadikan Kompleks Olahraga di Hambalang, Kabupaten Bogor.

    "Memang tahun-tahun sebelumnya jadi masalah tapi tahun ini sudah dapat izin, bahwa presiden sudah kasih arahan," kata Zainudin dalam konfrensi pers virtual, Rabu, 22 Juli 2020.

    Menpora menyebutkan lahan di Hambalang diproyeksikan sebagai lokasi penempatan lanjutan bagi atlet yang telah mendapat pembinaan pada sekolah khusus olahraga di Cibubur. "Intinya atlet usia sekolah SMP-SMA itu ada di Cibubur. Setelah masuk ke perguruan tinggi, dan senior kami dorong ke Hambalang," kata dia.

    Untuk pengerjaan, Zainudin Amali bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Bagaimana pengerjaannya tentu kami tidak akan kerjakan sendiri. Sebisa mungkin kami hindarkan dari pekerjaan fisik. Kami akan serahkan ke PUPR," kata dia.

    Selain dari Presiden Jokowi, pembangunan proyek Hambalang sebagai lokasi pelatnas sudah mendapat lampu hijau dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dilanjutkan. Kemenpora membicarakan lagi rencana kelanjutan pembangunan proyek Hambalang bersama Kementerian PUPR baru-baru ini.

    Akan tetapi, menurut Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto, pembicaraan itu terhenti ketika serangan pandemi Covid-19 melanda Tanah Air, yang membuat perhatian pemerintah tersedot untuk menangkal wabah tersebut.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.