Marc Marquez Akhirnya Putuskan Mundur dari MotoGP Andalusia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marc Marquez mengunggah fotonya setelah operasi di barcelona, Selasa, 21 Juli 2020. (Instagram/marcmarquez93)

    Marc Marquez mengunggah fotonya setelah operasi di barcelona, Selasa, 21 Juli 2020. (Instagram/marcmarquez93)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, memutuskan mundur dari balapan MotoGP Andalusia. Cedera lengannya membuat dia gagal mencatatkan waktu dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Jerez, Spanyol, Sabtu.

    Pembalap Spanyol yang merupakan juara bertahan itu mengalami kecelakaan dalam seri perdana, di Jerez, pekan lalu. Ia harus menjalani opersai lengannya yang patah.

    Meski awalnya disebutkan akan absen, ia memutuskan tampil untuk MotoGP Andalusia. Ia memilih tak tampil dalam latihan bebas pertama dan kedua. Saat turun pada FP3, ia hanya berada di posisi ke-19.

    Dalam kualifikasi pertama ia hanya sanggup menjalani satu putaran tanpa mencatatkan waktu. Ia dan timnya akhirnya memutuskan mundur dari lomba yang akan berlangsung Ahad besok.

    "Dia sedikit kesakitan," kata bos HRC, Alberto Puig. “Pagi ini [FP3] itu tidak terlalu buruk, tetapi pemahaman bahwa 'tidak terlalu buruk' masih menyakitkan karena itu patah tulang. Tetapi dia masih bisa menjalaninya dan rencananya untuk sore hari adalah untuk mencoba berlari lebih lama."

    "Dalam jangka panjang, mungkin karena putaran dan panas, ia mulai merasa lebih sakit dan merasa tidak begitu nyaman. Jadi kami memutuskan bahwa yang terbaik adalah tidak mengikuti balapan. ”

    Marc Marquez kemungkinan akan bisa tampil dalam seri ketiga di Republik Cek, dua pekan mendatang.

    Kegagalan dalam dua seri awal menjadi pukulan bagi usahanya mengejar gelar juara dunia MotoGP yang ketujuh. Terutama karena dari dua seri awal terlihat ada dua pembalap yang bisa menjadi ancaman baginya, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.