Transfer Lionel Messi, Antonio Conte : Memindahkan Katedral Duomo Lebih Mudah

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Inter Milan Antonio Conte. Reuters

    Pelatih Inter Milan Antonio Conte. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Inter Milan Antonio Conte menyinggung kembali soal rumor transfer Lionel Messi ke San Siro. Menurut dia, rencana transfer itu adalah rencana yang mustahil dilakukan. Ia mengibaratkan lebih mudah memindahkan Cathedral Duomo di Milano ketimbang memindahkan bintang Barcelona tersebut ke Inter Milan.

    "Saya pikir itu skenario ini sangat mustahil. Saya berpegangan erat pada pemain saya, karena mereka memberikan segalanya, saya bisa menjamin itu. Akan lebih mudah untuk memindahkan Duomo daripada membawa Messi ke Inter," ujar Conte dikutip dari Football Italia, Rabu, 29 Juli 2020.

    Sebelum Antonio Conte, Bos Inter Milan, Giuseppe Marotta, juga telah menyatakan bahwa mendatangkan Messi hanya fantasi. Namun, sejumlah kalangan menilai bahwa Inter masih berusaha mengambil keputusan berani untuk merekrut pemain tim nasional Argentina itu pada bursa transfer musim panas. Terlebih lagi, Messi telah mengungapkan kegusarannya di Barcelona, pembahasan kontrak baru yang mandek, dan pembelian rumah oleh ayahnya di Milan.

    Penegasan itu diungkapkan Antonio Conte setelah Nerazzurri mengalahkan Napoli, 2-0. Hasil itu juga mempertahankan cleansheet ketiga berturut-turut dan membuat Inter bertahan di posisi kedua klasemen Serie A. "Aku sadar aku membawa harapan yang tinggi, tetapi tidak semua yang aku sentuh segera berubah menjadi emas," kata dia. Inter berhasil menang karena gol Danilo D'ambrosio dan Lautaro Martinez.

    "Kami menghadapi tim yang kuat, tim yang seperti saya katakan sebelumnya adalah satu-satunya dalam beberapa tahun terakhir sudah menyusahkan Juventus dan penuh dengan pemain yang luar biasa," kata Conte kepada Sky Sport Italia. "Karena itu, Inter layak mendapatkan pujian karena penampilan yang luar biasa dan itu tidak mudah setelah Atalanta menang di Parma."

    Menurut Conte, sisa laga Serie A adalah situasi penting karena mempertaruhkan gengsi klub meskipun Juventus sudah memastikan Scudetto musim ini. Seluruh pemain, kata dia, perlu terbiasa merasakan tekanan tim dalam mendapatkan peringkat terbaik. “Kami menghadapi pertandingan ini sebagai tim yang solid dan saya sangat senang untuk para pemain. Ini akan menjadi ujian yang baik bagi kami dan saya pikir ini sangat baik untuk mengakhiri Serie A,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.