Marc Marquez: Pemenang MotoGP Tetap Layak Disebut Juara Meskipun Saya Absen

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez. (ANTARA FOTO/REUTERS/Sergio Perez/wsj).

    Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez. (ANTARA FOTO/REUTERS/Sergio Perez/wsj).

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara dunia 6 kali, Marc Marquez, menyatakan, siapapun yang memenangi Grand Prix MotoGP  tetap layak disebut juara, meskipun dirinya tidak tampil.

    "Jika Anda memenangkan gelar juara dunia maka Anda adalah juara, itu karena Anda telah melakukan sesuatu yang lebih baik daripada yang lain. Nilainya sama, begitu. Namun, jika seseorang cedera, itu bukan salahmu dan gelar juara tetap sama nilainya," katanya seperti dikutip Motorsport.com. 26 Juli 2020.

    Pernyataan itu seperti membantah pernyataan bos tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang mengatakan juara balap MotoGP tidak sempurna karena absennya Marquez.

    Andalan Repsol Honda, Marc Marquez, mengalami kecelakaan di seri perdana MotoGP di Jerez sehingga harus absen di dua seri pertama. Pembalap muda Yamaha, Fabio Qurtararo, menjuarai kedua seri di Jerez dan memimp9n klasemen dengan nilai sempurna 50.

    Marquez sempat akan nekat tampil di seri kedua, Minggu, 26 Juli 2020, hanya empat hari setelah menjalani operasi patah tulang. Namun ia akhirnya batal tampil dengan alasan belum cukup fit. Ia diperkirakan bisa tampil di Brno, 9 Agustus mendatang.

    MOTORSPORT

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.