CEO Dorna : Perburuan Juara MotoGP Makin Terbuka setelah Marc Marquez Kembali

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Dorna Sports SL (DORNA) Carmelo Ezpeleta (tengah) bersama Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer (kiri) dan Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan (kanan) meninjau pembangunan Sirkuit Mandalika di kawasan pariwisata Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin, 28 Oktober 2019. ANTARA/Ahmad Subaidi

    CEO Dorna Sports SL (DORNA) Carmelo Ezpeleta (tengah) bersama Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer (kiri) dan Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan (kanan) meninjau pembangunan Sirkuit Mandalika di kawasan pariwisata Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin, 28 Oktober 2019. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, menganggap kembalinya pembalap Repsol Honda Marc Marquez ke MotoGP akan membuat persaingan musim 2020 semakin terbuka. Ia gembira dengan kabar Marquez yang akan kembali di GP Brno setelah tak mendapatkan poin pada dua seri pembuka di MotoGP Spanyol dan MotoGP Andalusia.

    Ezpeleta menganggap bahwa pembalap asal Spanyol bernomor 93 itu masih memiliki peluang untuk bersaing dalam perebutan juara dunia MotoGP. Peluang itu terjaga meski Fabio Quartararo, dari Petronas Yamaha SRT, meraih dua kemenangan pertamanya di kelas utama. "Kami merasakan apa yang terjadi pada Marc, tetapi Marc adalah Marc yang menunjukkan sikap yang mau berjuang seperti yang ditunjukkan akhir pekan lalu," kata Ezpeleta, dikutip dari situs MotoGP, Jumat 31 Juli 2020.

    Ia pun menyatakan kekagumannya kepada Marc Marquez yang mau mencoba balapan di MotoGP Andalusia. “Kami menyebarkan gambar-gambarnya sedang melakukan push-up segera setelah ia dioperasi dengan persetujuannya. Kami meliihat sungguh luar biasa bagaimana ia melakukannya. Kemudian dia tidak bisa lari, tetapi setidaknya dia mau mencobanya," ujar Ezpeleta.

    Terlepas dari perbedaan 50 poin antara Quartararo dan Marquez, Ezpeleta yakin perburuan gelar masih terbuka lebar. Perebutan gelar, kata dia, akan semakin memanas ketika MotoGP memainkan seri ketiganya di Republik Ceko. "Saya bukan orang yang berbicara tentang prediksi olahraga, tetapi saya sangat jelas bahwa kejuaraan masih terbuka meskipun Marc tertinggal 50 poin di belakang pemimpin klasemen, Quartararo yang telah memulai dengan luar biasa," ujarnya.

    Pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez, mengalami kecelakaan di seri perdana MotoGP di Jerez sehingga harus absen di dua seri pertama. Pembalap muda Yamaha, Fabio Qurtararo, pun menjuarai kedua seri di Jerez dan memimpin klasemen dengan nilai sempurna 50.

    Di MotoGP Andalusia, awalnya Marquez sempat akan nekat tampil di seri kedua, Minggu, 26 Juli 2020, hanya empat hari setelah menjalani operasi patah tulang. Namun ia akhirnya batal tampil dengan alasan belum cukup fit. Ia diperkirakan bisa tampil di Brno, 9 Agustus mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selama 4 Bulan Ada Bantuan Tunai untuk Pegawai Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Pemerintah memberikan bantuan tunai bagi pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta selama 4 bulan. Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan hal itu demi ekonomi.